ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kembali Berjualan, Omzet Pedagang Daging Sapi Turun 50%

Senin, 26 Januari 2026 | 15:21 WIB
D
MA
Penulis: Dayat | Editor: MA
Lapak-lapak pedagang yang sebelumnya tutup kini kembali beroperasi, dengan pasokan daging sapi yang tersedia seperti biasa meski penjualan menurun.
Lapak-lapak pedagang yang sebelumnya tutup kini kembali beroperasi, dengan pasokan daging sapi yang tersedia seperti biasa meski penjualan menurun. (Beritasatu.com/Hidayat Azriel)

Jakarta, Beritasatu.com — Setelah melakukan mogok berjualan sejak pekan lalu, pedagang daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Jakarta kembali membuka lapaknya. Namun, lonjakan harga daging sapi di tingkat distributor membuat pedagang terpaksa menjual dengan harga tinggi.

Hal ini berdampak pada turunnya omzet penjualan, karena sepinya pembeli. Hal itu terlihat dari pantauan Beritasatu.com di Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat, pada Senin (26/1/2026).

Aktivitas jual beli daging sapi di pasar itu sudah kembali normal sejak pagi hari. Lapak-lapak pedagang yang sebelumnya tutup kini kembali beroperasi, dengan pasokan daging sapi yang tersedia seperti biasa.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, jumlah pembeli terlihat menurun drastis dibandingkan hari normal. Sejumlah pedagang mengaku omzet penjualan mereka anjlok hingga 50% sejak kembali berjualan.
 

“Harga dari distributor masih tinggi, kami beli di kisaran Rp 125.000 per kilogram. Kami menjual Rp 145.000 sampai Rp 150.000 per kilogram. (Tentu) keberatan, omzet menurun sampai 50%,” ujar Kiki, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Senen.

Menurut pedagang, tingginya harga beli dari distributor memaksa mereka tetap menjual daging sapi di kisaran Rp 150.000 per kilogram untuk menutup modal dan biaya operasional harian. Namun, harga tersebut dinilai terlalu mahal bagi konsumen, sehingga banyak pembeli mengurangi jumlah belanja atau beralih ke bahan pangan lain.

“Kami berharap pemerintah bisa menekan harga karkas daging sapi di tingkat distributor, idealnya di bawah Rp 97.000 per kilo, supaya harga di pasar bisa turun dan pembeli kembali ramai,” ujarnya.

Hingga kini, para pedagang masih menunggu langkah konkret dari pemerintah untuk menstabilkan harga daging sapi di tingkat distributor. Agar aktivitas ekonomi pedagang kecil di pasar tradisional dapat kembali berjalan normal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Stok Tipis, Harga Daging Sapi di Balikpapan Capai Rp 170.000 Per Kilo

Stok Tipis, Harga Daging Sapi di Balikpapan Capai Rp 170.000 Per Kilo

EKONOMI
H-1 Puasa, Harga Daging Sapi di Pasar Tebet Tembus Rp 170.000 Per Kilo

H-1 Puasa, Harga Daging Sapi di Pasar Tebet Tembus Rp 170.000 Per Kilo

JAKARTA
Meski Mahal, Warga Tangerang Rela Beli Daging Sapi Jelang Ramadan

Meski Mahal, Warga Tangerang Rela Beli Daging Sapi Jelang Ramadan

EKONOMI
Protes Harga Daging Sapi Melonjak, Pedagang Pasar Induk Serang Mogok

Protes Harga Daging Sapi Melonjak, Pedagang Pasar Induk Serang Mogok

BANTEN
Harga Tak Masuk Akal, Pedagang Daging Sapi di Cianjur Pilih Mogok

Harga Tak Masuk Akal, Pedagang Daging Sapi di Cianjur Pilih Mogok

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT