ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Atasi Banjir, Pramono Ingin Bangun Flyover 2 Kilometer di Daan Mogot

Selasa, 3 Februari 2026 | 18:21 WIB
MH
IC
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: CAH
Gubernur Jakarta Pramono Anung
Gubernur Jakarta Pramono Anung (Beritasatu.com/Mita Amalia Hapsari)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan ingin membangun jembatan layang atau flyover di Jalan Daan Mogot KM 13, Jakarta Barat, sebagai  solusi jangka menengah hingga panjang menghadapi banjir. 

Pramono mengatakan tengah melakukan perhitungan anggaran pembangunan flyover yang  diperkirakan memiliki panjang lebih dari 2 kilometer.

"Untuk jangka menengah, saya sedang memikirkan apakah memang diperlukan untuk membuat flyover di tempat ini. Yang panjangnya mungkin lebih dari 2 kilometer. Saya akan minta segera Dinas Binamarga untuk menghitung kembali flyover di tempat ini, " kata Pramono di Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026). 

ADVERTISEMENT

Menurut Pramono, selama Sungai Mookervart masih mudah meluap ke badan jalan, banjir akan terus berulang. Oleh karena itu, diperlukan solusi permanen yang tidak hanya mengandalkan pompa untuk menyedot air.

Diakui Pramono, kawasan Daan Mogot kerap tergenang karena posisi jalan berada di bawah permukaan Sungai Mookervart. Hingga saat ini, penanggulangan banjir di Jalan Daan Mogot hanya dilengkapi pompa mobile dengan kapasitas sekitar 1.000 liter per detik. Sementara, Kali Mookervart yang berada di samping Jalan Daan Mogot pun tak selalu mampu menampung air. 

Belajar dari pengalaman banjir di Cengkareng Drain baru-baru ini, Pramono menceritakan saat itu, air tidak bisa langsung dibuang karena kondisi air laut sedang pasang.

“Begitu air pasang turun, kami pompa dan alhamdulillah penanganannya tertangani,” jelasnya.

Selain digunakan untuk melintas, flyover ini juga diharapkan dapat terhubung dengan kawasan Pesing dan titik rawan banjir lainnya.

Di samping rencana jangka panjang, Pemerintah Provinsi Jakarta akan memasang tiga pompa stasioner berkapasitas besar di Jalan Daan Mogot KM 13, 13A, dan 13B, Jakarta Barat, sebagai solusi jangka pendek untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut.

Dengan pemasangan pompa stasioner, kapasitas penanganan air meningkat hingga tujuh kali lipat atau sekitar 7.000 liter per detik. Ia berharap langkah ini dapat mengatasi banjir di Daan Mogot KM 13 dalam jangka pendek.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tanggapi BTS Tambah Hari Konser di GBK, Pramono: Dunia Percaya Jakarta

Tanggapi BTS Tambah Hari Konser di GBK, Pramono: Dunia Percaya Jakarta

LIFESTYLE
Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Kerja Bergaji Rp 5,7 Juta

Pemprov Jakarta Buka 2.843 Lowongan Kerja Bergaji Rp 5,7 Juta

JAKARTA
Pramono Anung Soroti Kematian Siswi SMAN 6 Jakarta

Pramono Anung Soroti Kematian Siswi SMAN 6 Jakarta

JAKARTA
Pramono Dukung JKF 2026 untuk Genjot Ekonomi Jakarta

Pramono Dukung JKF 2026 untuk Genjot Ekonomi Jakarta

JAKARTA
Pramono dan Rano Karno Hadiri Haul Akbar Ulama-Habaib Betawi di Monas

Pramono dan Rano Karno Hadiri Haul Akbar Ulama-Habaib Betawi di Monas

JAKARTA
Ada 5 Demo Hari Ini di Jakarta, Pramono: Jangan Rusak Fasilitas Umum

Ada 5 Demo Hari Ini di Jakarta, Pramono: Jangan Rusak Fasilitas Umum

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon