Gudang Alat Katering di Pasar Minggu Dilalap Api Pagi Ini
Senin, 16 Februari 2026 | 07:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sebuah gudang alat katering di Jalan Kebagusan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dilalap api, Senin (16/2/2026) pagi. Si jago merah mengamuk cepat serta membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.
Menurut keterangan perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Rikwanto , kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang menyambar tumpukan peralatan dan material mudah terbakar di dalam gudang. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan kepulan asap hitam terlihat dari jarak jauh.
Rikwanto menjelaskan, warga sekitar yang panik langsung melapor ke petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, armada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan.
Ia mengatakan api cepat merambat karena banyaknya peralatan katering berbahan plastik, kayu, dan kain yang tersimpan di gudang.
“Api diduga berasal dari korsleting listrik dan langsung menyambar material yang mudah terbakar,” ujar Rikwanto di lokasi kejadian.
Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman sempat terkendala karena padatnya peralatan di dalam gudang dan akses yang terbatas. Setelah berjibaku beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil memadamkan api dan mencegahnya merembet ke bangunan sekitar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar dan masih dalam pendataan petugas.
Kasus kebakaran tersebut kini ditangani Polsek Pasar Minggu untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




