ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Data CKG Ungkap 93 Persen Warga Jakarta Mager

Senin, 16 Februari 2026 | 10:58 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Ilustrasi car free day Jakarta
Ilustrasi car free day Jakarta (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengungkapkan mayoritas warga ibu kota malas bergerak (mager) atau masih minim aktivitas fisik. Berdasarkan data Cek Kesehatan Gratis (CKG) sepanjang 2025 hingga awal 2026, sekitar 93% peserta tercatat kurang bergerak.

"Dari hasil pemeriksaan, temuan terbanyak berasal dari kelompok risiko penyakit kardiovaskular, terutama obesitas sentral dan kurangnya aktivitas fisik (93%)," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati dikutip dari Antara, Senin (16/2/2026).

Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan 74% peserta mengalami dislipidemia atau kadar lemak darah yang tidak normal. Masalah kesehatan gigi turut menjadi perhatian, dengan 51% peserta CKG ditemukan memiliki gangguan pada gigi.

ADVERTISEMENT

Menindaklanjuti temuan tersebut, Dinkes Jakarta memperkuat langkah promotif dan preventif. Upaya yang dilakukan antara lain memperluas edukasi mengenai pola hidup sehat serta meningkatkan skrining faktor risiko penyakit tidak menular melalui program CKG.

Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan berbagai pihak guna menciptakan lingkungan yang lebih mendukung aktivitas fisik dan penerapan pola makan seimbang.

Program CKG sendiri bertujuan untuk mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus mencegah risiko yang lebih berat. Pemeriksaan mencakup skrining penyakit seperti diabetes, gangguan jantung, hingga penyakit menular seperti tuberkulosis (TB). Peserta juga dapat memeriksa tinggi dan berat badan, tekanan darah, serta kadar gula darah.

Untuk layanan kesehatan gigi, CKG menyediakan pemeriksaan dasar tanpa tindakan medis seperti penambalan atau pencabutan. Apabila ditemukan indikasi penyakit, peserta akan diarahkan untuk mendapatkan penanganan lanjutan sesuai kebutuhan.

Di Jakarta, layanan CKG tersedia di 44 puskesmas yang tersebar di enam wilayah kota. Sepanjang 2025, tercatat 4.202.586 warga mengikuti program ini atau sekitar 37,5% dari total sasaran. Sementara pada periode Januari hingga 11 Februari 2026, sebanyak 146.727 orang telah menjalani pemeriksaan dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah.

Secara nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan partisipasi 130 juta warga dalam program CKG sepanjang 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan 2025 yang dipatok sebanyak 70 juta peserta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menko PMK: Setahun Berjalan, Program CKG Jangkau 70 Juta Masyarakat

Menko PMK: Setahun Berjalan, Program CKG Jangkau 70 Juta Masyarakat

NASIONAL
Mendikdasmen Tegaskan Cek Kesehatan Gratis Bukan Vonis Anak

Mendikdasmen Tegaskan Cek Kesehatan Gratis Bukan Vonis Anak

NASIONAL
Setahun Cek Kesehatan Gratis, Mendikdasmen Tinjau Sekolah IPEKA

Setahun Cek Kesehatan Gratis, Mendikdasmen Tinjau Sekolah IPEKA

NASIONAL
2,5 Juta Orang CKG di Jakarta, Ini Penyakit Paling Banyak Ditemukan

2,5 Juta Orang CKG di Jakarta, Ini Penyakit Paling Banyak Ditemukan

JAKARTA
Berjalan Belasan Kilometer, Kusni Jadi Simbol Program CKG di Lebak

Berjalan Belasan Kilometer, Kusni Jadi Simbol Program CKG di Lebak

BANTEN
CKG Jangkau 29,8 Juta Orang, Ini Penyakit Paling Banyak Ditemukan

CKG Jangkau 29,8 Juta Orang, Ini Penyakit Paling Banyak Ditemukan

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT