Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Palmerah Tembus Rp 120.000 Per Kg
Senin, 16 Februari 2026 | 17:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menjelang Ramadan 2026, harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional mulai merangkak naik. Salah satu kenaikan paling tinggi terjadi pada harga cabai rawit merah yang kini mencapai Rp 120.000 per kilogram (kg).
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di Pasar Palmerah pada Senin (16/2/2026), cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi, dari sebelumnya Rp 80.000 per kg menjadi Rp120.000 per kg.
Suyatmi, pedagang yang menjual berbagai bahan dapur dan sayur-mayur, mengungkapkan kenaikan harga cabai rawit merah memang kerap terjadi menjelang Ramadan.
"Kalau mau puasa itu biasanya yang naik cabai rawit. Sekarang dari Rp 80.000 jadi Rp 120.000 per kilogram," ungkap Suyatmi.
Tak hanya cabai rawit merah, harga cabai keriting juga mengalami kenaikan dari Rp 60.000 menjadi Rp 80.000 per kg. Sementara itu, bawang merah naik dari Rp 40.000 menjadi Rp 60.000 per kg, dan bawang putih dari Rp 35.000 menjadi Rp 50.000 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas sayuran. Menurut Suyatmi, banjir yang merendam lahan pertanian menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen.
"Kalau sayur-sayuran itu sekarang bayam dan kangkung juga naik. Gara-gara banjir, jadi terendam dan pada busuk, petaninya gagal panen," kata Suyatmi.
Harga bayam yang sebelumnya Rp 5.000 kini naik menjadi Rp 10.000 per ikat. Sementara itu, kangkung naik dari Rp 4.000 menjadi Rp 6.000 per ikat.
Lonjakan harga ini berdampak pada daya beli masyarakat. Meski jumlah pembeli masih relatif banyak, sebagian besar mengurangi jumlah belanja.
"Yang biasanya belanja cabai rawit merah 1/4 kg, sekarang jadinya satu ons. Satu ons sudah Rp 10.000. Kalau biasanya satu ons itu Rp 4.000," ujarnya.
Suyatmi berharap pasokan pangan tetap terjaga agar kenaikan harga tidak terus berlanjut hingga mendekati Lebaran atau Hari Raya Idulfitri pada Maret 2026.
"Kalau pasokannya aman, jadinya ya biasa aja, tetapi kalau pasokan kosong bisa naik lagi. Mudah-mudahan aman-aman aja," harap Suyatmi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




