Masjid Agung Al-Azhar Gelar Tarawih Mengikuti Keputusan Pemerintah
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menjelang penetapan 1 Ramadan 1447 Hijriah, Masjid Agung Al-Azhar Jakarta memastikan akan mengikuti hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama dalam menentukan awal puasa dan pelaksanaan salat tarawih.
Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, menegaskan pihaknya tidak menggelar rukyatul hilal (pemantauan hilal) secara mandiri dan sepenuhnya merujuk pada keputusan pemerintah.
“Atas keputusan pengurus Al-Azhar untuk menentukan tanggal 1 Ramadan dan tanggal 1 Syawal, mengikuti hasil dari sidang isbat,” kata Tatang kepada Beritasatu.com, Selasa (17/2/2026).
Tatang menjelaskan, kebijakan ini juga berlaku di delapan jaringan Masjid Al-Azhar lainnya di wilayah Jawa Barat. Jika sidang isbat menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026), maka Masjid Al-Azhar siap menggelar salat tarawih pada malam harinya.
“Kami sudah siap. Baik itu secara fisik ataupun dari pada petugasnya. Kalau malam ini kita melaksanakan sholat Tarawih, penceramahnya atau yang memberikan tausiyah adalah ketua umum kita insyaallah, Pak Prof Dr Pandu Wajir dan diimamkan langsung oleh ketua bagian dakwah,” ujar Tatang.
Namun, jika pemerintah menetapkan awal puasa pada Kamis (19/2/2026), sehingga tarawih resmi digelar Rabu malam, pihak masjid tetap membuka akses bagi jamaah yang ingin melaksanakan tarawih lebih awal. Meski demikian, tidak akan disediakan imam khusus untuk pelaksanaan tersebut.
“Insyaallah 100% sudah siap dan masjid ini insyaallah bisa menampung sekitar 3.500 jamaah,” ucap Tatang.
Menurut Tatang, kebijakan mengikuti hasil sidang isbat telah diterapkan sejak 2023, pasca pergantian kepengurusan Masjid Al-Azhar. Secara historis, Masjid Al-Azhar memiliki kedekatan dengan tradisi Muhammadiyah, mengingat tokoh pendirinya, Buya Hamka, merupakan tokoh Muhammadiyah.
Namun, secara organisasi Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar berdiri secara independen. Dengan mengikuti hasil sidang isbat pemerintah, Masjid Agung Al-Azhar menegaskan komitmennya menjaga keseragaman pelaksanaan ibadah Ramadan 1447 H di Indonesia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




