Wagub Rano Tegaskan Tanah Abang Bersih dari Jukir Liar dalam 3 Hari
Selasa, 17 Februari 2026 | 23:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno menegaskan Pemerintah Provinsi Jakarta tidak akan menolerir keberadaan juru parkir (jukir) liar yang meresahkan masyarakat di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul maraknya keluhan terkait tarif parkir tidak wajar yang dipungut dari pengunjung di kawasan tersebut. Pemprov Jakarta pun memastikan langkah penertiban terus dilakukan agar praktik serupa tidak kembali terjadi.
Rano Karno mengatakan pihaknya telah meminta jajaran terkait untuk meningkatkan pengawasan di lapangan. Penindakan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Satpol PP, kepolisian, hingga unsur TNI.
Ia juga menegaskan Pemprov Jakarta langsung menindaklanjuti kasus yang sempat viral di media sosial terkait pungutan liar oleh oknum jukir di Tanah Abang.
Menurut Rano Karno, penertiban dilakukan melalui tindakan tegas sekaligus pembinaan terhadap para pelanggar aturan.
“Artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi. Ya terpaksa ditindak juga, ada yang ditangkap, dikasih pembinaan, itu sudah hal biasa. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi,” ujar Rano Karno, di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026) malam
Ia optimistis kondisi di kawasan Tanah Abang akan semakin tertib dalam beberapa hari ke depan seiring intensitas pengawasan yang ditingkatkan.
“Satpol PP, polisi, TNI juga sudah turun. Mudah-mudahan nanti dalam dua sampai tiga hari akan jauh lebih tertib,” tambahnya.
Pemprov Jakarta memastikan langkah pengawasan akan terus diperkuat agar praktik parkir liar tidak kembali meresahkan masyarakat maupun pengunjung pusat perdagangan terbesar di Jakarta tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




