Diversifikasi dan Ekspansi, Strategi Petrosea Jaga Soliditas Kinerja
Selasa, 27 Desember 2022 | 11:15 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Di usia yang ke-50 tahun, kiprah Petrosea yang memiliki kode saham PTRO di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2022 di industri pertambangan dan infrastruktur nasional berhasil mencatatkan kinerja yang solid.
Masuknya Haji Romo (Robert) Nitiyudo Wachjo atau akrab disapa Haji Robert sebagai majority shareholder baru membawa angin segar bagi Petrosea. Di bawah kepemimpinannya, Petrosea optimis akan bangkit dan terus bertumbuh untuk menghasilkan kinerja kuat, sejalan dengan strategi diversifikasi usaha serta repositioning menjadi mine owner.
Sebagai catatan, Haji Robert resmi ditetapkan sebagai Presiden Komisaris Petrosea pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 2 September 2022. Penetapannya sebagai Presiden Komisaris seiring dengan masuknya PT Caraka Reksa Optima sebagai pemegang saham pengendali Petrosea. Selain itu, Haji Robert juga merupakan pemilik dari mayoritas saham salah satu tambang emas terbesar di Indonesia, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM).
Di NHM, Haji Robert melakukan investasi besar dalam aktivitas eksplorasi dan peremajaan alat berat. Ia juga melakukan berbagai terobosan dan perubahan dalam meningkatkan cadangan emas baru serta menjadikan NHM salah satu tambang emas terbesar di Indonesia melalui underground mining di tambang Kencana dan Toguraci.
Dalam mengelola NHM, Haji Robert langsung mengadopsi prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pembangunan berkelanjutan. Saat ini, lokasi tambang emas milik NHM dikelilingi oleh 83 desa dan hampir semua kegiatan operasional perusahaan yang bersinggungan dengan desa-desa tersebut, pasti melibatkan tokoh masyarakat agar membawa dampak sosial dan ekonomi yang positif seperti peluang kerja, pembangunan infrastruktur dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Bukan hanya kepada masyarakat lingkar tambang, Haji Robert juga selalu mengutamakan kesejahteraan karyawannya. Praktik Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) bagi seluruh karyawan telah menjadi prioritas utama bagi Haji Robert yang memandang karyawan sebagai aset terpenting bagi perusahaan.
Dalam menjalankan roda bisnis Petrosea, Haji Robert didampingi oleh para profesional yang mumpuni pada posisi Direksi, termasuk Romi Novan Indrawan yang resmi diangkat sebagai Presiden Direktur Petrosea pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, 2 September 2022 lalu.
Ke depan, Petrosea berkomitmen untuk terus menjalankan diversifikasi dan ekspansi usaha ke sektor mineral lain, termasuk melalui penyediaan jasa pertambangan dan rekayasa, pengadaan & konstruksi (EPC) secara berkelanjutan. Selain itu, strategi jangka panjang Petrosea adalah untuk melakukan repositioning dari sebelumnya kontraktor tambang menjadi mine owner.
Seiring dengan strategi diversifikasi dan repositioning, Petrosea gencar melakukan ekspansi bisnis, di sektor batubara, emas, nikel dan mineral lain. ‘’Langkah ini merupakan upaya perusahaan untuk memperkuat optimisme menjadi sustainable resource company yang mendukung pengembangan sektor pertambangan di Indonesia,’’ papar Romi.
Disampaikan Romi, pada sektor batubara, Petrosea melakukan penandatanganan perjanjian jasa pertambangan dengan PT Indo Bara Pratama pada bulan September 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,89 triliun untuk jangka waktu lima tahun.
Sedangkan di sektor emas, yang merupakan salah satu realisasi dari implementasi strategi diversifikasi Petrosea adalah perolehan kontrak dari PT Santana Rekso Nindhana, untuk jasa EPCM di proyek tailing management di tambang emas milik NHM pada bulan Juli 2022 lalu, dengan nilai kontrak Rp3,6 triliun selama lima tahun. Di masa mendatang, Petrosea diharapkan dapat mengerjakan proyek-proyek jasa pertambangan emas lainnya di Indonesia.
Sementara di sektor nikel, Petrosea telah menandatangani kontrak dengan PT Cipta Djaya Selaras Mining untuk jasa pertambangan pit-to-port dan pembangunan infrastruktur pertambangan dengan nilai kontrak Rp1,58 triliun selama empat tahun. Dalam waktu yang cukup singkat, proyek ini telah berhasil mencapai beberapa pencapaian penting, yaitu pelaksanaan first digging pada 11 Oktober 2022 dan first ore getting pada 22 November 2022.
Kinerja Solid

Harga saham PTRO dalam 6 tahun terakhir. (Dok. Petrosea)
Catatan kinerja yang tumbuh solid juga bisa ditorehkan Petrosea pada masa pandemi COVID-19 yang melanda dunia sejak tahun 2020. Petrosea tetap membuktikan keberlanjutan usahanya dan berhasil mencatatkan nilai kapitalisasi pasar tertinggi sebesar Rp 4,38 triliun di akhir bulan Desember 2022 ini. Keberhasilan ini merupakan bukti kemampuan Petrosea mempertahankan kinerja positif yang berkesinambungan, walau kondisi ekonomi global mengalami tekanan akibat pandemi.
Performa fundamental solid yang berhasil dijaga, membawa optimisme pelaku pasar terhadap pergerakan saham Petrosea di Bursa Efek Indonesia. Saham Petrosea bahkan di proyeksi bisa menggapai level Rp 5.025 per saham. Target tersebut diungkapkan oleh Analis dari Reliance Sekuritas Indonesia, Lukman Hakim dalam laporan riset terbaru yang terbit di Desember 2022. Menurutnya target harga Petrosea sebelumnya telah tercermin di pasar, karenanya dengan memperhatikan soliditas kinerja serta prospek kinerja masa datang, dia menaikan target saham Petrosea ke level lebih tinggi.
"Reliance mempertahankan peringkat buy untuk Petrosea yang merefleksikan Rasio P/BV 1,0x berdasarkan proyeksi 2023 dengan mempertimbangkan rencana ekspansi Petrosea di masa depan untuk mengharapkan potensi besar di bawah kepemilikan Haji Romo Nitiyudo Wachjo," tulis riset tersebut.
Rekomendasi buy juga disematkan untuk saham Petrosea oleh MNC Sekuritas, dalam riset berjudul "Time to Shine" yang terbit Desember 2022. MNC menargetkan saham Petrosea berpotensi tembus ke level Rp 4.800, yang merefleksikan potensi kinerja tahun 2023 dan 2024 dengan rasio P/E sebesar 9,1 X dan 9,0 X dan PBV sebesar 1,1 X dan 1,0 X. MNC melihat bahwa strategi yang terstruktur dengan baik dan langkah optimistis di bawah kepemilikan Haji Robert berpotensi memberikan kontribusi pada peningkatan top bottom line yang lebih tinggi di masa depan. Selain itu, rencana akuisisi tambang dan diversifikasi bisnis dapat membantu Petrosea menjadi perusahaan yang lebih solid.
MNC Sekuritas optimistis kinerja keuangan Petrosea bakal terus melaju, dengan proyeksi pendapatan sebesar US$ 533,99 juta dan laba bersih berpotensi mencapai US$ 39,41 juta di 2023. Proyeksi lebih optimistis diuraikan oleh Reliance Sekuritas dalam riset terbarunya. Mereka memperkirakan pendapatan Petrosea bisa menjulang ke angka US$ 605 juta dan laba bersih Petrosea diyakini akan menembus angka US$ 41 juta di 2023.

Petrosea diperkirakan menjulang ke angka US$ 605 juta dan laba bersih menembus angka US$ 41 juta di 2023.
(Dok. Reliance Sekuritas, Beritasatu Research)
Deretan Penghargaan
Bisa dikatakan, tahun 2022 dilalui Petrosea dengan sempurna. Bukan hanya mendapat berkah seiring masuknya Haji Robert, sebagai pengendali baru yang diyakini akan membawa perusahaan terus melaju.Sebagai pelengkap keistimewaan tahun ini, Petrosea berhasil meraih sejumlah penghargaan, baik yang berskala domestik maupun regional berkat penerapan aspek GCG, ESG disclosure, Keselamatan & Kesehatan Kerja, digitalisasi, sampai dengan aspek sustainability, dan dukungan terhadap SDGs secara konsisten.
Adapun deretan penghargaan serta awards yang diperoleh Petrosea sepanjang tahun 2022 ini terdiri dari:
- Penghargaan untuk kategori "Transparansi Penurunan Emisi Sektor Emiten dengan gelar Green" dan "Perhitungan Emisi Sektor Emiten dengan gelar Gold" pada ajang Penghargaan Transparansi Emisi Korporasi 2022 yang diadakan oleh BeritaSatu Media Holdings, Majalah Investor dan Bumi Global Karbon Foundation.
- Penghargaan untuk kategori "Best Responsibility of the Board" dan "Top 50 Mid Capitalization Public Listed Company" di ajang 13th IICD Corporate Governance Award 2022 yang diadakan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
- Penghargaan PROPER Daerah (PROPERDA) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk Petrosea Support Facilities (PSF) berkat upaya dan komitmennya terhadap tata kelola dan pelestarian lingkungan.
- Penghargaan untuk kategori "Pendukung Minyak, Gas & Batubara" di ajang Bisnis Indonesia Awards 2022 yang diadakan oleh Bisnis Indonesia Group.
- Penghargaan "ASEAN-OSHNET Excellence Award" untuk Petrosea Support Facilities (PSF) berkat implementasi sistem manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) yang kuat untuk mendukung kegiatan operasional.
- Penghargaan untuk kategori "Best in Future of Operations" dan "Special Award for Sustainability" di ajang IDC Future Enterprise Awards Indonesia 2022 dan kategori "Special Award for Sustainability" IDC Future Enterprise Awards Asia Pacific 2022 yang diadakan oleh International Data Corporation (IDC).
- Penghargaan untuk kategori "The Best Green Company", "The Best Safety Innovation", "The Best Safety Management in Mining Company" dan "The Best Leadership Focus on Safety Culture" di ajang Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2022 yang diadakan oleh First Indonesia Magazine.
- Penghargaan "Predikat Management B" di ajang ESG Disclosure Awards 2022 yang diadakan oleh Bumi Global Karbon Foundation bersama Majalah Investor berkat komitmennya dalam mengungkapkan aspek ESG secara komprehensif dan transparan di Laporan Keberlanjutan 2021.
- Penghargaan untuk Proyek Kideco Jaya Agung pada kategori "Program Korporasi", "Program Community Involvement & Development" dan "Penghargaan Perseorangan" di ajang Indonesian Sustainable Development Goals Award (ISDA) 2022.
- Penghargaan "Best Corporate Secretary" untuk sektor oil & gas dan coal equipment & services di ajang Corporate Secretary Award 2022 yang diadakan oleh The Iconomics.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




