Hadapi Cuaca Ekstrem, ASDP Perkuat Koordinasi Antarlembaga
Selasa, 27 Desember 2022 | 23:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai perusahaan pengelola kapal penyeberangan penumpang antarpulau dan pengelola pelabuhan di Indonesia, telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadapi cuaca ekstrem hingga awal tahun 2023 mendatang.
"Kami berkoordinasi dengan para stakeholder BMKG, BNPB dan juga BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Kementerian Perhubungan," kata Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin, dalam acara Obrolan Malam Fristian bertajuk "Awas Jangan Lalai, Cuaca Ekstrem Mengintai" yang disiarkan oleh BTV, Selasa (27/12/2022) malam.
Menurut Shelvy, BPTD berwenang untuk menentukan jadwal kapal atau juga menentukan apakah kapal boleh berlayar atau tidak, di saat mengahadapi cuaca ekstrem.
"Penyesuaian jadwal pasti terjadi sebagai contoh pada tanggal 18-22 Desember, ada penghentian pelayanan sementara oleh otoritas pelabuhan di Ternate, Kolaka, bahkan di Merak-Bakauheni yang diputuskan oleh BPTD," ungkapnya.
Sebagai pengelola pelabuhan, kata dia, ASDP Indonesia Ferry berkomitmen mengutamakan keselamatan penumpang dan memastikan sarana dan prasarana berfungsi dengan baik.
Sebagai operator kapal penyeberangan, ASDP juga memastikan semua armada dalam kondisi prima. "Kami mengimbau kepada pengguna jasa apabila berada di area pelabuhan selalu mengikuti arahan petugas," ungkapnya.
Shelvy menambahkan, masyarakat dapat mengikuti informasi terbaru melalui media sosial Twitter, Instagram, yang memberikan informasi terkini kondisi di pelabuhan-pelabuhan.
"Berdasarkan data pantauan kami, beberapa daerah khususnya Indonesia timur mengalami cuaca ekstrem seperti Sulawesi Utara, Ternate, Maluku Utara, Ambon dan Tual, Sulawesi Selatan, Kolaka, Nusa Tenggara Timur, Labuhan Bajo, Kupangrote dan beberapa lintasan lain," pungkas Shelvy.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




