BPS Sebut Komoditas Pangan Sumbang Inflasi Januari 2023
Rabu, 1 Februari 2023 | 21:18 WIB
Komoditas cabai merah mengalami inflasi 10,90% dan memberikan andil 0,04% pada inflasi Januari 2023. Bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya terjadi kenaikan sebab pada Desember 2022 hanya terjadi 2,34%. Begitu juga dengan posisi Januari 2021 yang pada saat itu terjadi deflasi 15,88%.
Komoditas ikan segar mengalami inflasi 1,39% dan memberikan andil 0,04% pada inflasi Januari 2023. Inflasi januari 2023 lebih tinggi dari inflasi desember 2022 yang sebesar 1,13%. Tetapi kalau dibandingkan januari 2022 maka lebih rendah karena inflasi Januari 2022 yang sebesar 1,43% dengan andil 0,04%
Komoditas cabai rawit mengalami inflasi 17,85% dan memberikan andil 0,03% pada inflasi Januari 2023. Angka ini lebih tinggi dari inflasi Desember 2022 yang sebesar 15,77% dengan andil 0,03%. Posisi inflasi cabai rawit Januari 2023 juga lebih tinggi dari posisi Januari 2021 yang pada saat itu terjadi inflasi 0,30%.
Dari 90 kota yang dipantau BPS tercatat 80 kota mengalami inflasi dan 10 kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Gunungsitoli sebesar 1,87% dan deflasi terdalam terjadi di Timika sebesar 0,60%. Adapun komoditas penyumbang inflasi di Kota Gunungsitoli yaitu beras (0,51%), cabai merah (0,38%), angkutan udara (0,28%), daging ayam ras (0,15%), dan cabai rawit (0,11%), dan minyak goreng (0,08%).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




