Bukan IPO, Jasamarga Transjawa Tollroad Jajaki 35% Saham ke Mitra Startegis
Rabu, 5 April 2023 | 16:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan menjaring mitra strategis yang berminat meminang penawaran saham anak usahamnya, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), yang mengelola jalan tol Trans-Jawa mulai bulan depan. Jasa Marga akan melepas kepemilikannya di PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) sebanyak 35%.
Penawaran saham ini menyusul dipilihnya skema penghimpunan dana melalui kemitraan strategis (strategic partnership) oleh perseroan. Strategi tersebut sekaligus membantah spekulasi yang berkembang terkait rencana Jasa Marga memboyong PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) untuk melangsungkan penawaran umun perdana saham (initial public offering/IPO).
Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan bahwa berdasarkan hasil diskusi, Kementerian BUMN telah memutuskan untuk mengambil jalur strategic partnership. Pertimbangannya, tol kelolaan PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) merupakan tol yang sudah beroperasi dan matang (mature). Di samping itu, jika melalui IPO, maka JTT harus menyiapkan growth story.
"Karena (JTT) ini tolnya kebanyakan tol yang sudah mature, maka kita arahkan strategic partnership," ucap Tiko usai menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk di Travoy Hub, TMII, Jakarta, Rabu (5/4/2023).
Sesuai rencana, Kartika menuturkan, Jasa Marga akan mulai mencari mitra-mitra strategis pada bulan depan dengan melakukan penawaran secara terbuka kepada para mitra yang tertarik memegang saham JTT. "Kita akan membuka sampai 35% dari kepemilikan," imbuh Tiko.
Saat ditanya lebih jauh mengenai potensi nilai proceeds yang akan diperoleh dari penawaran saham tersebut, pria yang dekat disapa Tiko itu belum mau menjawab.
Sebelumnya, analis Trimegah Sekuritas Kharel Devin Fielim dalam risetnya memperkirakan, Jasa Marga akan lebih memilih opsi kemitraan strategis alih-alih ketimbang IPO. Jika Jasa Marga memilih IPO, berpotensi mengurangi daya tarik investor kepada saham JSMR.
"Jadi cukup beralasan. Apalagi, JSMR akan terus berinvestasi ke proyek-proyek baru, sementara JTT tidak. Ditambah, JTT juga akan menawarkan pembayaran dividen sekitar 80%-85%, atau lebih tinggi dari dividen JSMR sekitar 15%-30%. Kami mengira, investor akan mengalihkan fokus mereka dari semula ke JSMR beralih ke JTT, yang kami antisipasi manajemen juga tentu tidak ingin hal itu terjadi," tutup Kharel.
Berita ini juga sudah tayang di Investor.id dengan judul: Bukan IPO Saham, Jasa Marga (JSMR) Pilih Mitra Strategis Beli 35% Saham JTT
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




