Menteri ESDM Ungkap Rencana Pertamina Ambil Alih Blok Masela
Senin, 29 Mei 2023 | 19:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengungkapkan rencana pemerintah melalui Pertamina untuk mengambil alih proyek Blok Masela, buntut Shell Indonesia yang melepas hak partisipasi sebesar 35%.
Arifin mengungkapkan, nasib proyek Blok Masela harus segera diselesaikan agar ada kejelasan bagi Indonesia untuk meneruskan proyek migas tersebut. Dikarenakan, Shell Indonesia diberikan waktu divestasi saham sampai 2024.
"Ya kan janjinya 5 tahun itu harus dikerjain, kalau gak dikerjain kan melanggar perjanjian. Ya kita lagi-lagi. kalau tidak segera diselesaikan kita akan ambil opsi paling baik buat Indonesia," ungkap Arifin usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/5/2023).
"Ya Insya Allah (akan diambilalih Pertamina), memang kita tawarkan dulu," tandasnya.
Sebelumnya, nasib pengembangan proyek Blok Masela diperparah dengan keputusan Shell Indonesia yang melepas hak partisipasi sebesar 35% dan mundur dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak beberapa tahun lalu.
Adapun, Shell Indonesia sendiri memiliki hak partisipasi sebesar 35% dan 65% sisanya dimiliki oleh Inpex Corporation.
Seperti diketahui, proyek Blok Masela di Maluku merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). PSN senilai US$ 19,8 miliar atau sekitar Rp 285 triliun itu ditargetkan akan berproduksi pada 2027.
Proyek gas Blok Masela diperkirakan bisa memproduksi 1.600 juta standar kubik per hari (MMSCFD) gas atau setara 9,5 juta ton LNG per tahun (mtpa), gas pipa 150 MMSCFD, dan 35.000 barel minyak per hari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor





