ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Melemah pada Pembukaan Perdagangan Bursa Selasa 27 Februari 2024

Selasa, 27 Februari 2024 | 09:30 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,74% sehingga parkir di 6.896,66 pada perdagangan Kamis, 27 Juli 2023, merespons keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,74% sehingga parkir di 6.896,66 pada perdagangan Kamis, 27 Juli 2023, merespons keputusan The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. (Beritasatu.com/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka di zona merah dengan pelemahan 16,7 poin atau 0,23% mencapai 7.267 pada bursa perdagangan, Selasa (27/2/2024). Sebelumnya, IHSG pada Senin (26/7/2024) ditutup terkoreksi -0,15% atau -11,27 poin di level 7.283,82.

Berdasarkan data bursa yang diolah Beritasatu.com, hingga pukul 09.11 WIB, pada sesi awal perdagangan sekitar 2,5 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp 790 miliar dan tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 164.073 kali transaksi.

Saham-saham unggulan yang tergabung dalam LQ45 juga dibuka terkoreksi -2,99 poin atau -0,30%, lalu saham berbasis syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) ikut anjlok -2,60 poin atau -0,51%. Lalu indeks Investor33 juga ikut dibuka di zona merah dengan penurunan -1,61 poin atau -0,31%.

ADVERTISEMENT

Saham top loser, yakni PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) dengan pelemahan tertinggi sebesar 22.22% dan diikuti PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) yang terkoreksi 9,68%.

Sementara, saham top gainers, yakni PT Kedaung Indah Can TBK. (KICI) dengan kenaikan 20,81% dan diikuti PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) yang menguat 15,00%.

Adapun sentimen yang memengaruhi pergerakan IHSG hari ini, antara lain IHSG melemah dalam 4 hari beruntun setelah BI memutuskan suku bunga tetap di level 6% berlaku sejak Oktober 2023.

Pelaku pasar pekan ini juga mencermati angka inflasi nasional periode Februari 2024 yang berpotensi mengalami kenaikan di tengah lonjakan bahan pokok dan pangan.

Di sisi lain, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan belanja negara hingga Januari 2024 terealisasi senilai Rp 184,2 triliun atau 5,5% dari pagu belanja APBN 2024 sebesar Rp 3.325,1 triliun.

Alokasi belanja negara digunakan untuk mengatasi stunting dan kemiskinan ekstrim, akselerasi UMKM, bansos, pemilu, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon