ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuat dan Sehat

Sabtu, 11 Mei 2024 | 13:20 WIB
HS
AC
H
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam seminar ekonomi bertajuk
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam seminar ekonomi bertajuk "Perspektif Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045" di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2024. (Beritasatu.com/Hendro Situmorang)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih kuat dan sehat. Pada kuartal I 2024, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% year on year (yoy), lebih tinggi dari kuartal I 2023 maupun kuartal IV 2023.

"Solidnya pertumbuhan ekonomi di triwulan ini juga diafirmasi oleh berbagai lembaga rating yang memberikan assessment positif bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga, didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil," kata Airlangga dalam seminar ekonomi bertajuk "Perspektif Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045" di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta, Sabtu (11/5/2024).

Airlangga memaparkan, apabila melihat dari segi wilayah, pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan perkembangan yang kuat. Wilayah Kalimantan, Maluku dan Papua, serta Bali dan Nusa Tenggara mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan kuartal I 2023. Sementara itu, Pulau Jawa masih menjadi kontributor tertinggi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, yakni sebesar 57,70%.

ADVERTISEMENT

"Sejalan dengan peningkatan PDB menurut lapangan usaha, berbagai kebijakan termasuk akselerasi pembangunan IKN, proyek strategis nasional, dan hilirisasi juga meningkatkan angka pertumbuhan di berbagai wilayah," ungkap Airlangga yang merupakan alumnus SMA Kolese Kanisius lulusan 1981.

Menurutnya, kebijakan pendorong atau pendukung sumber pertumbuhan utama di Kalimantan, yakni pertambangan, konstruksi, dan perdagangan. Untuk Bali dan Nusa Tenggara yaitu akomodasi, jasa keuangan dan asuransi, serta administrasi pemerintahan. Sementara di Maluku dan Papua, sumber pertumbuhan utamanya ada di pertambangan dan penggalian, administrasi pemerintahan, serta perdagangan. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

Ekonomi Naik, Daya Beli Terjepit

B-PLUS
Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

Ekonom Dorong Reindustrialisasi untuk Perluas Kerja Formal RI

EKONOMI
Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

Purbaya Yakin Ekonomi Semester II 2026 Tumbuh di Atas 5,5 Peren

EKONOMI
Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

Ekonom Ungkap Tantangan Kejar Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen pada 2026

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

Purbaya Bingung Ekonomi Tinggi Diributkan, Jelek Dikritik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon