Kereta Cepat Whoosh Ubah Tren Liburan Masyarakat
Jumat, 24 Mei 2024 | 14:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Momen libur panjang akhir pekan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur. Beragamnya moda transportasi umum saat ini membuat tren mobilisasi liburan turut berubah. Kini banyak masyarakat yang menggunakan transportasi umum untuk berlibur. Salah satunya adalah moda transportasi kereta cepat Whoosh yang mampu menempuh perjalanan Jakarta-Bandung hanya dalam kurun waktu kurang dari satu jam.
Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti mengakui saat ini terjadi pergeseran tren berlibur masyarakat. Dengan adanya kereta cepat ini, banyak masyarakat yang memanjangkan waktu liburannya hingga hari Senin. Sebelumnya, arus balik libur panjang akhir pekan terfokus pada hari Sabtu dan Minggu.
"Memang kami prediksi Sabtu dan Minggu itu cukup tinggi, dan ada beberapa yang akan pulang pada hari Senin pagi," ucap Emir di Stasiun KCIC Halim pada Jumat (24/5/2024).
Waktu tempuh kereta cepat yang singkat, menurut Emir, menjadi alasan para penumpang memilih untuk menggeser waktu kepulangannya ke Jakarta.
"Rata-rata mereka (penumpang) pulang pada Sabtu atau Minggu. Bahkan ada yang Senin pagi, jadwal pertama dari arah Padalarang maupun Tegaluar. Hal ini sebab mereka cukup setengah jam sampai ke Halim dan bisa langsung bekerja," tambah Emir.
Stasiun KCIC Halim juga terintegrasi dengan moda transportasi umum lain yang menjangkau daerah-daerah di Jakarta, yakni LRT Jabodebek.
Pada momen libur panjang akhir pekan kali ini, KCIC memproyeksikan terdapat lonjakan penumpang sebesar 30% dibandingkan hari-hari biasanya.
Sejak Rabu dan Kamis, terdapat 21.000 penumpang yang menggunakan jasa kereta cepat. Angka ini lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasanya sebanyak 16.000 penumpang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




