ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menko Perekonomian: Omzet Industri Ritel di Jakarta Saat Ini Mencapai Rp 700 Triliun

Kamis, 29 Agustus 2024 | 07:43 WIB
SD
DM
Penulis: Sella Rizky Deviani | Editor: DM
Menko Perekonomian Airlangga (tengah) saat menghadiri Indonesia Retail Summit 2024 di Swisshotel PIK Avenue, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2024).
Menko Perekonomian Airlangga (tengah) saat menghadiri Indonesia Retail Summit 2024 di Swisshotel PIK Avenue, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2024). (Beritasatu.com/Sella Rizky Deviani)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan omzet industri ritel di Jakarta saat ini mencapai Rp 700 triliun. Hal ini membuktikan industri ritel terus mengalami pertumbuhan.

"Jadi ini adalah sebuah angka yang besar. Berdasarkan laporan World Bank, pertumbuhan sektor konsumsi atau ritel di Indonesia secara rata-rata sejak 2022 lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi. Jadi, komponen annual growth sektor ritel adalah 12%," jelasnya dalam acara Indonesia Retail Summit (IRS) 2024 di Swisstotel PIK Avenue, Jakarta Utara, Rabu (28/8/2024).

Airlangga menjelaskan pertumbuhan industri ritel di Indonesia terlihat dari meningkatnya kualitas pusat perbelanjaan (mal) yang ada. Menurut dia, mal-mal yang berada di Jakarta saat ini sudah cukup kuat dibandingkan dengan yang ada di San Fransisco, Amerika Serikat (AS).

ADVERTISEMENT

"Nah, kenapa di Jakarta kuat? Karena income per kapita di Jakarta sudah lewat dari middle income trap. Rata-rata pendapatan di Jakarta tuh US$ 20.000 per tahun," pungkasnya.

Tak lupa Airlangga mengapresiasi penyelenggaraan acara yang diinisiasi Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).

Menurut dia, tema acara yang diusung Hippindo yaitu Navigating the Future of Retail Strategies for Competitiveness and Innovation sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi industri ritel saat ini. Melalui acara ini, dia berharap peritel dapat menyajikan inovasi serta mengoptimalkan pasar dalam negeri.

"Kita melihat walaupun ketidakpastian global, masih menghantui perekonomian apakah itu dari geopolitik, apakah itu tingkat suku bunga di Amerika yang masih higher for longer. Kemudian, kita lihat juga terkait dengan harga komoditas yang masih relatif sekarang sudah flat dan dibandingkan dengan di awal geopolitik yang masih demam," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Hippindo Budiharjo Iduansjah mengungkapkan Indonesia Retail Summit ini menjadi sebuah acara yang mampu mendatangkan transaksi tak hanya di sektor ritel, tetapi juga perhotelan dan transportasi. Pengusaha ritel dari berbagai negara antusias mengikuti IRS 2024.

"Ini adalah satu program yang harus diteruskan Pak Menko. Kita akan usahakan terus mendukung pameran-pameran berskala internasional diadakan di Indonesia. Kita ingin Jakarta terutama, menjadi Global City, menjadi kota pameran, baik B2B, pameran B2C, konser musik. Kita sangat mendukung semua itu, dengan adanya perputaran manusia, transaksi juga akan terjadi," harapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Industri Ritel Berubah Cepat, Ini Peringatan CEO Indomaret

Industri Ritel Berubah Cepat, Ini Peringatan CEO Indomaret

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT