ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Era Pemerintahan Presiden Jokowi Berhasil Kendalikan Inflasi

Jumat, 6 September 2024 | 05:32 WIB
HS
AD
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: AD
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis, 5 September 2024.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis, 5 September 2024. (Beritasatu.com/Fito Akhmad Erlangga)

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo mengatakan di era pemerintahannya, inflasi dapat dikendalikan di kisaran 2-3%, di saat banyak negara yang mencapai lebih dari 200%. Sedangkan, angka kemiskinan ekstrem juga telah diturunkan, yang semula sebesar 6,1% kini menjadi 0,8% pada 2024.

Jokowi mengatakan, upaya perlindungan bagi masyarakat ekonomi bawah juga telah dilakukan. Selama 10 tahun ini, anggaran Kartu Indonesia Sehat telah menghabiskan data sebesar Rp 362 triliun.

"Dana yang telah digunakan tersebut untuk membiayai layanan kesehatan lebih dari 92 juta peserta JKN per tahunnya, bagi masyarakat usia dini hingga lanjut usia," jelas Presiden Jokowi pada keterangan saat pembukaan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis, (5/9/2024).

ADVERTISEMENT

Jokowi juga melanjutkan, selama 10 tahun dengan dukungan Rp 113 triliun anggaran untuk Kartu Indonesia Pintar, telah digunakan untuk lebih dari 20 juta siswa per tahun mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK di seluruh Indonesia.

Jokowi menyebutkan, Rp 361 triliun anggaran Kartu Indonesia Sehat telah membiayai layanan kesehatan untuk lebih dari 92 juta peserta JKN per tahun.

Selain itu, sebesar Rp 225 triliun anggaran Program Keluarga Harapan selama 10 tahun telah dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi sekitar 10 juta keluarga kurang mampu per tahun, ungkapnya.

Sementara, dukungan sebesar Rp 60,3 triliun anggaran prakerja selama lima tahun telah dimanfaatkan untuk menambah keahlian 18,8 juta pekerja yang tersebar di seluruh Indonesia, terangnya.

"Di sisi lain, upaya penurunan stunting juga membuahkan hasil, sebelumnya sebesar 37,2% kini menjadi 21,5% pada 2023, serta tingkat pengangguran telah ditekan menjadi 4,8% dari sebelumnya 5,7% pada 2024," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

Stafsus Wapres Tina Talisa Bertemu Jokowi, IKN dan Persatuan Disorot

NASIONAL
Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Klarifikasi ke SMA dan Kampus

Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Klarifikasi ke SMA dan Kampus

NASIONAL
Nama Kapal JKW Mahakam Viral, Jokowi: Seperti di Belakang Truk

Nama Kapal JKW Mahakam Viral, Jokowi: Seperti di Belakang Truk

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon