ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Saham BOAT Meroket 62% Sejak Listing, Ternyata Ada Investasi Konglomerat Ini

Rabu, 20 November 2024 | 08:07 WIB
TD
WP
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: WBP
Karyawan berada di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta.
Karyawan berada di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com – Saham perusahaan penyewaan kapal untuk industri migas, PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) yang baru tercatat (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) meroket Rp 21 (15%) menjadi Rp 154 pada perdagangan Selasa (19/11/2024).

Dilansir Investing, sejak melantai di BEI pada 12 November 2024, saham BOAT sudah melonjak 62,6%. Perinciannya, pada 12 November naik Rp 35 (35%), pada 13 November naik Rp 9 (6,6%), pada 14 November turun Rp 12 (9,2%), pada 15 November naik Rp 7 (5,3%), dan pada 18 November turun Rp 5 (3,6%).

Dilansir Investor Daily, kenaikan saham BOAT tak lepas dari akumulasi konglomerat Sugiman Halim di pasar negosiasi pada 13 dan 14 November 2024. Sugiman memborong saham PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) mencapai 213.396.500 saham biasa, yang meningkatkan kepemilikannya dari 4,41% menjadi 10,51%.

ADVERTISEMENT

Hal ini terungkap dalam Sistem Pelaporan Elektronik (SPE) BEI yang diumumkan pada 19 November 2024, sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kepemilikan saham di atas 5%.

Hingga saat ini, Sugiman Halim mengantongi saham BOAT  sebanyak 367.913.000 saham.

Sugiman Halim merupakan investor ritel yang juga memiliki investasi sebanyak 7,35% saham PT Bumi Resources Minerals (BRMS) milik grup Bakrie.

Meski demikan, profil mengenai Sugiman Salim tak banyak muncul di publik. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Sugiman Halim beralamat di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta.

Newport Marine Services Tbk (BOAT) melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di BEI dengan melepas 1.000.480.000 (28,57%) sahamnya ke publik dengan harga Rp 100 per saham.

Corporate Secretary Newport Marine Services Tbk Ahmad Wisya menjelaskan, BOAT optimistis dapat membukukan pertumbuhan pednapatan hingga 30% dan melakukan ekspansi ke negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT