ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IHSG Anjlok 6 Persen, Banggar DPR: OJK dan Bursa Jangan Over Reaction

Selasa, 18 Maret 2025 | 20:15 WIB
YP
DM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: DM
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan otoritas bursa tetap tenang dalam menghadapi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang anlok hingga 6% ke level psikologis 6.000 pada Selasa, 18 Maret 2025.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan otoritas bursa tetap tenang dalam menghadapi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang anlok hingga 6% ke level psikologis 6.000 pada Selasa, 18 Maret 2025. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan otoritas bursa tetap tenang dalam menghadapi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang anjlok hingga 6% ke level psikologis 6.000 pada Selasa (18/3/2025).

Menurut Said, reaksi berlebihan (over reaction) dari OJK dan otoritas bursa justru dapat semakin memperburuk kondisi pasar. "Apalagi, pasar surat utang negara (SBN) dan valuta asing masih stabil. Cermati perkembangan setidaknya satu hingga dua hari ke depan," ujar Said kepada wartawan, Selasa (18/3/2025).

Strategi Pemulihan Pasar

Dalam jangka panjang, Said Abdullah menekankan OJK dan otoritas bursa perlu memperluas basis investor, terutama di sektor ritel, serta mendorong inovasi produk syariah guna memperkuat pasar saham Indonesia. 

ADVERTISEMENT

Selain itu, Said mengimbau agar pihak-pihak di luar otoritas bursa tidak membuat pernyataan yang bisa memperburuk kepanikan pasar.

"Kami menghimbau agar pihak yang tidak berkaitan dengan otoritas bursa tidak menambah kepanikan dengan langkah-langkah yang justru memicu reaksi berlebihan dari pelaku pasar," tegasnya terkait IHSG yang anjlok hingga 6%.

Peran KSSK Tenangkan Pasar

Said juga berharap Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) segera merespons situasi IHSG yang anjlok hingga 6% dengan kebijakan yang menenangkan pasar. Menurutnya, KSSK perlu mengomunikasikan bauran kebijakan sektor moneter dan fiskal secara lebih baik.

"Kami mengimbau KSSK membenahi gaya komunikasi publik agar lebih simpatik dan dialogis. Libatkan semua komponen, terutama para pengusaha besar, untuk menyelamatkan pasar keuangan kita," katanya.

Said mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto sudah siap turun tangan dengan mengajak rekan bisnis internasional, termasuk Ray Dalio dari Danantara, untuk memperkuat pasar saham Indonesia.

"Pemerintah harus menunjukkan reformasi fiskal yang tengah berjalan dapat menjamin keberlangsungan fiskal jangka panjang. Ini penting untuk menepis keraguan investor dan mempertahankan daya tarik SUN sebagai instrumen investasi," tambah Said.

Pada perdagangan hari ini, IHSG mengalami koreksi tajam, hingga mengakibatkan suspensi perdagangan selama 30 menit. Mayoritas saham mengalami penurunan lebih dari 5%, dan secara year to date (YTD), IHSG telah turun 15,2% ke posisi 6.076,08.

Said menekankan situasi ini harus diwaspadai agar tidak semakin berlarut-larut. "Sebagai ketua Banggar DPR, saya berharap seluruh KSSK segera merespons dengan langkah konkret untuk menenangkan pasar," pungkasnya terkait IHSG yang anjlok hingga 6%.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Terpukul Konflik di Timur Tengah, IHSG Makin Rawan Koreksi

Terpukul Konflik di Timur Tengah, IHSG Makin Rawan Koreksi

EKONOMI
Timur Tengah Memanas, IHSG Hari Ini Anjlok 2,65 Persen

Timur Tengah Memanas, IHSG Hari Ini Anjlok 2,65 Persen

EKONOMI
Hashim Ungkap Prabowo Marah Besar Akibat Pasar Saham Anjlok

Hashim Ungkap Prabowo Marah Besar Akibat Pasar Saham Anjlok

EKONOMI
Investasi Asuransi 20 Persen pada Pasar Saham, Bagaimana Respons AAUI?

Investasi Asuransi 20 Persen pada Pasar Saham, Bagaimana Respons AAUI?

EKONOMI
Kadin Dukung Reformasi Pasar Modal demi Jaga Fundamental Ekonomi

Kadin Dukung Reformasi Pasar Modal demi Jaga Fundamental Ekonomi

EKONOMI
Akademisi UGM: Mundurnya Pimpinan BEI dan OJK Tanggung Jawab Moral

Akademisi UGM: Mundurnya Pimpinan BEI dan OJK Tanggung Jawab Moral

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon