Sektor Ritel Tertekan Daya Beli Lemah dan Barang Ilegal
Rabu, 7 Mei 2025 | 15:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menilai bahwa tekanan terbesar terhadap sektor ritel nasional saat ini lebih disebabkan oleh persoalan dalam negeri ketimbang dinamika ekonomi global.
Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah menyebutkan, tiga faktor utama yang membebani pelaku usaha ritel, yakni melemahnya daya beli masyarakat, regulasi yang belum efisien, serta maraknya barang impor ilegal.
Meski kebijakan proteksionis Presiden AS Donald Trump turut berdampak secara global, Budihardjo menegaskan bahwa tantangan domestik memiliki pengaruh yang lebih langsung dan nyata.
Ia juga menyoroti tren pelemahan konsumsi masyarakat yang semakin terlihat jelas, terutama selama periode Lebaran 2025 yang biasanya menjadi momentum peningkatan omzet.
“Kami melihat tren konsumsi masyarakat mengalami pelemahan signifikan. Ini terlihat jelas dari stagnasi penjualan saat Lebaran 2025. Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa adanya stimulus dari pemerintah, maka sektor konsumsi akan sulit menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).
Pengusaha sektor ritel dalam Hippindo mengusulkan sejumlah langkah strategis yang dapat diambil pemerintah, seperti pemberian stimulus konsumsi melalui bantuan langsung atau insentif pajak, percepatan perizinan dan impor resmi, serta penindakan tegas terhadap barang ilegal yang mengganggu harga pasar.
“Kami percaya bahwa situasi ini masih dapat diperbaiki apabila pemerintah mengambil langkah-langkah strategis dan responsif,” tambahnya.
Sementara itu, data Badan Pusat Statistik menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 masih di bawah 5%. Pemerintah saat ini tengah mendorong konsumsi domestik sebagai upaya membalikkan tren tersebut, tetapi pelaku usaha sektor ritel berharap agar kebijakan tersebut disertai tindakan nyata di lapangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




