ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Gulirkan Diskon Transportasi Juni–Juli 2025 Lewat Paket Stimulus Ekonomi

Rabu, 11 Juni 2025 | 08:54 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Diskon tiket kereta api sebesar 30% untuk 2,8 juta penumpang.
Diskon tiket kereta api sebesar 30% untuk 2,8 juta penumpang. (Beritasatu.com/Dian Aprilianingrum)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah meluncurkan program diskon transportasi selama libur sekolah sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan perekonomian domestik. Kebijakan ini merupakan salah satu dari lima stimulus ekonomi yang diumumkan usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (2/6/2025).

Program yang berlaku selama Juni hingga Juli 2025 ini menjadi bagian dari agenda prioritas nasional dalam menghadapi tekanan global dan menghidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui peningkatan konsumsi dalam negeri.

Stimulus ini menyasar tiga moda transportasi utama dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 0,94 triliun, terdiri dari:

ADVERTISEMENT

• Diskon tiket kereta api sebesar 30% untuk 2,8 juta penumpang, dengan anggaran Rp 0,3 triliun.

• Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) sebesar 6% untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi, ditujukan bagi 6 juta penumpang dengan anggaran Rp 0,43 triliun.

• Potongan harga 50% untuk angkutan laut bagi 0,5 juta penumpang, dengan anggaran Rp 0,21 triliun.

Tenaga Ahli Kantor Komunikasi Kepresidenan Fithra Faisal Hastiadi, menjelaskan bahwa diskon transportasi ini dirancang sebagai pemantik konsumsi yang strategis, khususnya selama liburan sekolah yang memiliki potensi ekonomi tinggi.

“Tujuannya adalah menjaga daya beli masyarakat dengan mendorong mobilitas dan belanja, terutama pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Ini akan membuka ruang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung sektor informal,” jelas Fithra.

Ia menambahkan, program ini dirancang secara terpadu bersama stimulus lain seperti pencairan gaji ke-13 dan pelonggaran penggunaan anggaran pemerintah untuk belanja hotel dan akomodasi.

“Diskon ini menyasar kelas menengah ke atas yang memiliki kemampuan spending, sehingga efeknya bisa menetes ke sektor-sektor lain. Pemerintah ingin momentum libur sekolah benar-benar menghasilkan dampak ekonomi yang luas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ekonom PermataBank Josua Pardede menilai strategi ini tidak hanya relevan, tetapi juga krusial untuk menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga, terutama di tengah potensi pelemahan daya beli akibat tekanan ekonomi eksternal.

Spending masyarakat untuk leisure dan wisata domestik masih cukup kuat. Pemerintah membaca ini sebagai peluang untuk menjaga ritme pertumbuhan ekonomi, terutama agar sektor perhotelan dan restoran tidak terkontraksi terlalu dalam karena realokasi anggaran pemerintah pusat,” tutur  Josua.

Menurutnya, wisata domestik tetap menunjukkan tren positif meskipun jumlah pemudik berkurang saat Lebaran Iduladha.

“Daerah wisata seperti Bandung dan Puncak tetap ramai. Itu menandakan bahwa masyarakat tetap mencari alternatif liburan dalam negeri. Maka, momen libur sekolah ini harus dimaksimalkan untuk menggerakkan ekonomi daerah,” tambahnya.

Program diskon transportasi ini menjadi bagian penting dalam agenda besar pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, dengan menyeimbangkan belanja negara dan penguatan sektor riil melalui peningkatan konsumsi masyarakat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kabar Baik! Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kredit Rumah Ringan

Kabar Baik! Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kredit Rumah Ringan

EKONOMI
Airlangga: Fresh Graduate Bisa Ikut Magang Tanpa Batasan Usia

Airlangga: Fresh Graduate Bisa Ikut Magang Tanpa Batasan Usia

EKONOMI
Pemerintah Gelontorkan Rp 16,23 T untuk 8 Paket Stimulus Ekonomi 2025

Pemerintah Gelontorkan Rp 16,23 T untuk 8 Paket Stimulus Ekonomi 2025

EKONOMI
Akankah Pemerintah Perpanjang Stimulus Fiskal Lagi? Ini Kata Kemenkeu

Akankah Pemerintah Perpanjang Stimulus Fiskal Lagi? Ini Kata Kemenkeu

EKONOMI
Pemerintah Gelontorkan Tambahan Bansos Rp 11,93 Triliun Targetkan Jaga Daya Beli Masyarakat

Pemerintah Gelontorkan Tambahan Bansos Rp 11,93 Triliun Targetkan Jaga Daya Beli Masyarakat

EKONOMI
Pelni: Diskon Tiket 50 Persen Picu Lonjakan Penumpang di Priok

Pelni: Diskon Tiket 50 Persen Picu Lonjakan Penumpang di Priok

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT