ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Miliki 102 Kapal Berstandar Global, Pelayanan Armada PIS Kian Tangguh dan Andal

Jumat, 4 Juli 2025 | 11:28 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
Armada PT Pertamina International Shipping (PIS) menunjukkan performa unggul lewat efisiensi biaya, peningkatan keandalan operasional, serta standar keselamatan yang terus dijaga.
Armada PT Pertamina International Shipping (PIS) menunjukkan performa unggul lewat efisiensi biaya, peningkatan keandalan operasional, serta standar keselamatan yang terus dijaga. (PIS/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – PT Pertamina International Shipping (PIS) menutup tahun 2024 dengan catatan kinerja operasional yang solid. Di tengah tantangan industri pelayaran global yang makin kompleks, armada PIS menunjukkan performa unggul lewat efisiensi biaya, peningkatan keandalan operasional, serta standar keselamatan yang terus dijaga.

PIS di tahun 2024 mengoperasikan 102 kapal milik yang dikelola secara terintegrasi demi memastikan distribusi energi berjalan aman dan tepat waktu, baik di rute domestik maupun internasional.

Sebagai urat nadi distribusi BBM dan LPG di Indonesia, PIS berhasil mengangkut sebanyak 161 miliar liter energi, berupa BBM dan LPG sepanjang tahun lalu. Capaian ini juga menegaskan komitmen PIS dalam mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan layanan yang efisien, profesional, dan dapat diandalkan.

ADVERTISEMENT

“Komitmen kami adalah menjaga kelancaran distribusi energi nasional melalui armada yang andal dan efisien. Berkat sinergi seluruh fungsi dan kru kapal, PIS berhasil mencatatkan capaian kinerja operasional yang solid dan terukur,” ujar Direktur Armada PIS, Muhammad Irfan Zainul Fikri.

Capaian lain yang tidak kalah membanggakan adalah keberhasilan menurunkan angka transport loss atau kehilangan muatan secara signifikan. Sepanjang 2024, tingkat kehilangan muatan dalam pelayaran berhasil ditekan hingga 0,009 persen, angka ini menunjukan penurunan sebesar 87,1 persen dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 0,070 persen. Pencapaian merupakan hasil penguatan sistem pemantauan muatan serta penyempurnaan prosedur operasional di atas kapal.

Efisiensi biaya operasional menjadi salah satu aspek yang turut menunjukkan perkembangan. Pencapaian persentase compliance biaya harian kapal milik tercatat sebesar 113 persen, lebih besar dari target. Hal ini menunjukkan bahwa biaya harian kapal milik secara rata-rata lebih efisien dibandingkan yang ditargetkan.

Tak hanya soal efisiensi, aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi internasional juga terus menjadi prioritas. Sebanyak 74 kapal PIS berhasil lolos inspeksi Ship Inspection Report Programme (SIRE), dengan nilai rata-rata observasi mencapai 3,93 dan skor Tanker Management and Self-Assessment (TMSA) sebesar 3,00.

Direktorat Armada juga menjalankan berbagai agenda pengembangan pada periode 2024, mulai dari penambahan 10 kapal baru termasuk 4 Very Large Gas Carrier (VLGC), hingga penguatan kapasitas awak kapal melalui pelatihan dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan maritim.

Irfan menambahkan kinerja ini menunjukkan bahwa PIS tidak hanya fokus pada skala operasi, tetapi juga pada kualitas dan tata kelola yang baik.

“Ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk tumbuh secara berkelanjutan serta memberikan pelayanan terbaik untuk memastikan keamanan dan kelancaran dalam mengangkut energi ke penjuru negeri. Selain itu, continuous improvement tidak hanya fokus pada skala operasi, namun juga pada budaya digital yang mana melibatkan crew kapal untuk turut aktif melakukan penggunaan Aplikasi Venus guna mengupdate data pribadi dan sertifikat secara online,” ujarnya.

Lenih lanjut, Irfan mengatakan digitalisasi juga diimplementasikan pada kapal dengan melakukan pencatatan data menggunakan sensor yang dikirimkan ke kantor untuk menjadi insight bagi management dalam pengambilan keputusan.

Untuk memperkuat posisi global, PIS juga resmi tergabung dalam organisasi pelayaran internasional seperti International Association of Independent Tanker Owners (INTERTANKO) dan The Society of International Gas Tanker and Terminal Operators (SIGTTO). Di sisi pengelolaan awak kapal, untuk memberikan pelayanan dan crew well-being PIS juga berpartner dengan ITF dan IMEC sejak tahun 2023. Keanggotaan ini membuka akses ke praktik terbaik industri sekaligus memperkuat reputasi PIS di pasar internasional.

Dengan seluruh pencapaian ini, PIS memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam rantai logistik energi, di tingkat nasional maupun global. Melalui efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan, PIS terus melangkah sebagai pelopor pelayaran energi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Update 4 Kapal Tanker RI di Timur Tengah setelah Selat Hormuz Ditutup

Update 4 Kapal Tanker RI di Timur Tengah setelah Selat Hormuz Ditutup

EKONOMI
4 Kapal Tanker PIS Terjebak di Timur Tengah, Ini Kata Pertamina

4 Kapal Tanker PIS Terjebak di Timur Tengah, Ini Kata Pertamina

EKONOMI
Kapal Tanker Pertamina Antarkan Energi dan Harapan ke Sumatra

Kapal Tanker Pertamina Antarkan Energi dan Harapan ke Sumatra

EKONOMI
PIS Kerahkan Armada untuk Salurkan Energi dan Bantuan ke Wilayah Bencana

PIS Kerahkan Armada untuk Salurkan Energi dan Bantuan ke Wilayah Bencana

EKONOMI
PIS Siagakan 332 Kapal Tanker, Jaga Pasokan BBM & LPG Aman Selama Nataru 2026

PIS Siagakan 332 Kapal Tanker, Jaga Pasokan BBM & LPG Aman Selama Nataru 2026

EKONOMI
Integrasi 3 Anak Usaha Pertamina Masih Tunggu Persetujuan

Integrasi 3 Anak Usaha Pertamina Masih Tunggu Persetujuan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT