Investasi Rp 2 T, China Bangun Smelter Timah Terbesar di Indonesia
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 11:43 WIB
Pangkalpinang, Beritasatu.com – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani mendatangkan investor asal China untuk membangun pabrik pengolahan bijih timah (smelter) terbesar di Indonesia. Proyek ini digarap guna mendukung agenda hilirisasi yang menjadi bagian dari Astacita Presiden Prabowo Subianto.
"Nilai investasi pembangunan smelter ini mencapai Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun dengan produk yang dihasilkan timah solder dan kawat timah," ujar Hidayat Arsani seperti dilansir dari Antara, Sabtu (23/8/2025).
Smelter ini akan dibangun oleh Mr Xiao Nai Cheng dan Mr Wang Yu Long, pemilik PT Tong Fang, perusahaan asal Tiongkok yang berfokus pada hilirisasi timah. Hidayat menjelaskan, jika pembangunan berjalan sesuai rencana, fasilitas tersebut ditargetkan beroperasi dalam satu tahun mendatang.
Dia menuturkan, pembahasan investasi ini dilakukan dalam pertemuan bersama Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan kedua investor. Dalam pertemuan itu disepakati Bangka Tengah diproyeksikan menjadi lokasi industri hilirisasi timah baru.
"Investasi ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka peluang kerja baru karena 70% tenaga kerjanya akan memanfaatkan SDM lokal," jelas Hidayat.
Untuk menjamin kelancaran pasokan bahan baku, Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel akan bekerja sama dengan PT Timah Tbk sebagai pemasok utama bijih timah. "Total investasi pembangunan smelter ini diperkirakan mencapai Rp 1,5 sampai Rp 2 triliun dengan kapasitas 300 ton per bulan," tambahnya.
Sementara itu, Mr Xiao melalui penerjemahnya mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Provinsi Babel. Ia berharap proyek PT Tong Fang dapat berjalan sukses sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
"PT Tong Fang bergelut di bidang hilirisasi sejak 1971 dan sudah ekspansi di berbagai negara, seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Turki, dan Meksiko itu, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah ini," kata Xiao.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




