ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rupiah Hari Ini 22 September Merosot Tertekan Penguatan Dolar AS

Senin, 22 September 2025 | 10:05 WIB
IH
MK
Penulis: Indah Handayani | Editor: MBK
Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi uang rupiah (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jatuh lagi pada Senin (22/9/2025). Pelemahan itu seiring dengan penguatan dolar AS di tengah pasar tunggu sinyal baru dari The Fed.

Berdasarkan data Bloomberg di pasar spot exchange, Rupiah hari ini jatuh lagi sebesar 35,5 poin atau 0,21% ke Rp 16.636,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,12% ke level 97,76. Sedangkan pada perdagangan Jumat (19/9/2025), mata uang rupiah sempat jeblok sebesar 74 poin (0,45%) ke level Rp 16.601.

Dikutip dari Reuters, para pelaku pasar menantikan serangkaian pidato pejabat Federal Reserve (The Fed) sepanjang pekan ini. Pernyataan tersebut diperkirakan memberi petunjuk tambahan terkait arah kebijakan suku bunga AS, setelah bank sentral melanjutkan siklus pelonggaran pada pekan lalu.

ADVERTISEMENT

Pergerakan mata uang di awal sesi Asia relatif tenang, berbeda dengan volatilitas pekan lalu yang dipicu keputusan suku bunga dari The Fed, Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ).

Yen Jepang tercatat melemah 0,16% menjadi 148,22 per dolar AS, memangkas penguatan yang terjadi pada Jumat lalu. Pelemahan ini terjadi setelah pernyataan hawkish dari BoJ memicu spekulasi bahwa kenaikan suku bunga dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Sementara itu, poundsterling jatuh ke level terendah dua pekan di US$1,3458. Tekanan datang dari lonjakan utang publik Inggris serta keputusan suku bunga BoE yang menegaskan sulitnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan inflasi.

“Kami menggeser proyeksi pemangkasan suku bunga BoE ke tahun 2026. Namun dengan kondisi fiskal Inggris yang memburuk, kami menilai poundsterling masih akan berada di posisi tertekan hingga musim gugur bahkan lebih lama,” papar Head of FX Strategy Rabobank Jane Foley.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Rupiah Terkapar! Defisit Fiskal dan Modal Asing Kabur Jadi Pemicunya

Rupiah Terkapar! Defisit Fiskal dan Modal Asing Kabur Jadi Pemicunya

MULTIMEDIA
Mendag Minta Eksportir Manfaatkan Pelemahan Rupiah

Mendag Minta Eksportir Manfaatkan Pelemahan Rupiah

EKONOMI
BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

Aksi Ambil Untung Dolar AS Bawa Rupiah Menguat ke Rp 17.475

EKONOMI
Rupiah Hari Ini Turun Makin Dalam Menembus Rp 17.528

Rupiah Hari Ini Turun Makin Dalam Menembus Rp 17.528

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon