RMKE Mulai Bukukan Pendapatan dari Fasilitas Hauling Road Baru
Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengadakan public expose insidentil guna memberikan informasi mengenai perkembangan terkini dan rencana strategis perusahaan kepada para pemangku kepentingan. Agenda ini dihadiri oleh Direktur Utama Vincent Saputra dan Direktur Keuangan Jennifer Angeline.
RMKE telah berhasil menyelesaikan pembangunan fasilitas coal hauling road yang terintegrasi dengan stasiun muat di Gunung Megang. Dengan infrastruktur ini, RMKE dapat memberikan pelayanan jasa logistik batu bara yang seamless dari hulu hingga hilir dengan muatan batu bara di Pelabuhan Kramasan Musi 2. Fasilitas coal hauling road ini telah terhubung dengan dua tambang baru PT Wiraduta Sejahtera Langgeng (WSL) dan PT Duta Bara Utama (DBU). Meskipun dihadapkan dengan kondisi pasar batubara yang menantang, RMKE menunjukkan ketahanan dan prospek positif melalui pertumbuhan pendapatan jasa dan peningkatan efisiensi operasional.
RMKE Berhasil Memuat 3,7 Juta Ton Batu Bara hingga Juni 2025
RMKE berhasil memuat sebanyak 3,7 juta ton batu bara hingga Juni 2025 volume tersebut termasuk dengan kontribusi tambahan volume dari pelanggan baru yang telah terhubung dengan fasilitas coal hauling road sebesar 268.000 ton. Hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk mempertahankan volume jasa meskipun adanya penurunan permintaan dan harga global.
Di sisi lain, segmen penjualan batu bara masih mengalami tantangan penurunan volume dan harga batu bara. Hingga Juni 2025 RMKE berhasil menjual batu bara sebanyak 428,6 ribu ton batubara. Harga penjualan batubara juga masih terkoreksi sebesar 6,6% YoY.
Pendapatan Jasa Tumbuh Sebesar 3,5% Meskipun Kondisi Pasar Menantang
Walaupun pendapatan usaha secara keseluruhan menurun sebesar 53,5% akibat melemahnya segmen penjualan batu bara, namun pendapatan jasa menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan sebesar 3,5% YoY. Perusahaan membukukan laba kotor sebesar Rp 146,5 miliar, di mana 75,2% berasal dari segmen jasa. Laba bersih tercatat sebesar Rp 87,6 miliar, mencerminkan kemampuan RMKE dalam mempertahankan profitabilitas di tengah kondisi pasar yang menantang.
Pertumbuhan Ekuitas Sebesar 4,2% Didorong Peningkatan Margin
Pertumbuhan ekuitas sebesar 4,2% didorong oleh peningkatan margin yang mempertahankan kesehatan keuangan perusahaan. RMKE menjaga Rasio Utang terhadap Ekuitas (DER) sebesar 0,16 kali, dengan penurunan jumlah utang keuangan sebesar 34,3%, menegaskan komitmen perusahaan terhadap stabilitas keuangan.
Presiden Direktur PT RMK Energy Tbk, Vincent Saputra menyampaikan, meskipun pasar batu bara sedang menghadapi tantangan yang signifikan, RMKE tetap fokus pada pengoptimalan operasi dan diversifikasi pendapatan.
"Kemampuan kami untuk mempertahankan rasio keuangan yang kuat, meningkatkan pendapatan jasa, dan efisiensi operasional menunjukkan komitmen kami untuk memberikan nilai kepada para pemangku kepentingan, bahkan dalam kondisi yang sulit. Dengan selesainya fasilitas coal hauling road ini dan akan terhubung dengan beberapa tambang potensial di Sumatra Selatan, kami masih optimis kinerja RMKE masih akan terus bertumbuh," jelas Vincent.
RMKE akan tetap berkomitmen memanfaatkan kekuatan operasional dan disiplin keuangan untuk menavigasi kondisi pasar yang menantang.
"Perusahaan akan terus fokus pada pengembangan segmen jasa dan eksplorasi peluang baru guna mendorong pertumbuhan berkelanjutan dari segmen penjualan dan jasa batubara,” tutup Vincent.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




