Prabowo: Kemiskinan dan Pengangguran Capai Titik Terendah
Senin, 20 Oktober 2025 | 17:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa angka kemiskinan nasional turun menjadi 8,47% yang disebut sebagai capaian terendah sepanjang sejarah Indonesia.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga menurun ke 4,67%, menjadi yang terendah sejak krisis ekonomi 1998.
“Kita bersyukur angka kemiskinan turun ke 8,47%. Ini angka terendah sepanjang sejarah RI. Tingkat pengangguran terbuka juga turun ke 4,67%, terendah sejak krisis 1998,” ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Kendati mencatat hasil positif, Prabowo menegaskan, pemerintah tidak boleh berpuas diri karena angka tersebut masih mencerminkan jutaan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
“Kita paham tingkat pengangguran ini sangat meresahkan bagi mereka yang butuh pekerjaan. Karena itu, kita terus bekerja keras memperluas lapangan kerja,” katanya.
Presiden juga menyoroti tantangan global yang memengaruhi ketenagakerjaan, terutama akibat perubahan teknologi dan disrupsi industri.
Prabowo menilai, kemajuan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotik telah mengubah sistem produksi industri secara besar-besaran.
Ia mencontohkan transformasi di industri otomotif Jerman. Pabrik besar kini menggantikan ribuan pekerja manusia dengan sistem robot otomatis.
“Di Jerman, pabrik Volkswagen yang dahulu mempekerjakan 5.000-6.000 orang, sekarang hanya 30 orang, sisanya robot. Ini harus kita antisipasi,” ujar Prabowo.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya investasi di bidang riset dan pendidikan vokasi agar tenaga kerja Indonesia mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi global.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




