BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,04 Persen pada Triwulan III 2025
Rabu, 5 November 2025 | 12:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, perekonomian Indonesia tumbuh 5,04% year on year (yoy) pada triwulan III 2025. Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan tercatat sebesar Rp 3.444,8 triliun, meningkat dari Rp 3.279,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, mengatakan PDB Indonesia pada triwulan III 2025 atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 6.060 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp 3.444,8 triliun.
“Ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh solid, baik secara year on year maupun quarter to quarter. Hampir seluruh lapangan usaha menunjukkan peningkatan kinerja,” ujar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/11/2025).
Hampir seluruh lapangan usaha mencatatkan pertumbuhan positif, kecuali pertambangan dan penggalian yang terkontraksi 1,98%. Sektor yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah jasa pendidikan (10,59%) dan jasa perusahaan (9,94%). Adapun industri pengolahan, yang memiliki peran dominan terhadap perekonomian nasional, tumbuh 5,54%.
Secara quarter to quarter (q-to-q), ekonomi Indonesia tumbuh 1,43% dibanding triwulan II 2025. Pertumbuhan tertinggi dicatat pada lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 5,42%, diikuti konstruksi sebesar 5,28%, serta industri pengolahan sebesar 4,09%.
Secara kumulatif hingga triwulan III 2025 (cumulative to cumulative atau c-to-c), ekonomi Indonesia tumbuh 5,01%. Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif, kecuali pertambangan dan penggalian yang terkontraksi 0,43%.
“Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah jasa lainnya (10,37%) dan jasa perusahaan (9,51%), sedangkan industri pengolahan tumbuh 5,26%,” paparanya.
Beberapa sektor mengalami kontraksi, seperti administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (17,15%) serta jasa keuangan dan asuransi (4,13%).
Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha pada triwulan III 2025 tidak menunjukkan perubahan signifikan. Perekonomian masih didominasi oleh industri pengolahan (19,15%), diikuti pertanian, kehutanan, dan perikanan (14,35%).
Selain itu, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor (13,19%), konstruksi (9,82%), serta pertambangan dan penggalian (8,51%). Kelima sektor tersebut berkontribusi 65,02% terhadap total perekonomian nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




