Janji Dirjen Bea Cukai setelah Diultimatum Menkeu Purbaya
Rabu, 3 Desember 2025 | 17:32 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan ultimatum kepada seluruh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk segera memperbaiki kinerja dalam kurun waktu satu tahun.
Jika upaya pembenahan tidak menunjukkan hasil signifikan, ancaman pembekuan instansi tersebut menjadi opsi serius, termasuk potensi pengalihan pengawasan kepabeanan kepada perusahaan asal Swiss, Société Générale de Surveillance (SGS), sebagaimana pernah dilakukan pada era Orde Baru.
“Kalau kita gagal memperbaiki, nanti 16.000 orang pegawai Bea Cukai dirumahkan,” tegas Purbaya di gedung Nusantara I, kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Baca Juga: Diancam Dibubarkan Purbaya, Begini Respons Dirjen Bea Cukai
Purbaya menambahkan bahwa jika reformasi internal DJBC tidak berjalan efektif, lembaga tersebut bisa dibekukan. Ancaman ini disampaikan sebagai dorongan agar seluruh jajaran Bea Cukai serius dalam menuntaskan persoalan integritas dan efisiensi yang telah lama menempel pada lembaga.
“Karena ancamannya serius, kalau Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih tidak puas, Bea Cukai bisa dibekukan dan diganti dengan SGS,” ungkap Menkeu Purbaya.
Dia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi lampu hijau untuk melakukan reformasi menyeluruh terhadap DJBC dalam satu tahun ke depan. Ultimatum ini kembali ditegaskan Purbaya pada Rapimnas Kadin 2025 di Jakarta, Senin (1/12/2025), di mana ia menekankan bahwa persoalan impor ilegal telah menimbulkan dampak serius terhadap industri nasional.
Menurutnya, pembenahan besar-besaran menjadi krusial agar DJBC dapat memulihkan kepercayaan publik. “Kalau memang tidak bisa perform, ya kita bekukan dan betul-betul beku,” ujarnya.
Namun, Purbaya memberi kesempatan satu tahun agar pegawai yang masih layak dapat memperbaiki diri. “Nanti akan terpilih dan dalam prosesnya akan kelihatan yang mana yang bisa gabung, yang mana yang tidak. Sementara, yang tidak bisa mengubah diri akan saya selesaikan langsung dengan cepat,” tambah dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




