Purbaya: Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2026 Bukan Hal Sulit
Rabu, 31 Desember 2025 | 19:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah memiliki modal yang cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6% pada 2026.
Purbaya mengatakan, target tersebut relatif realistis untuk dicapai, seiring membaiknya koordinasi kebijakan fiskal dan moneter menjelang tahun anggaran 2026.
“Pada 2026 seharusnya pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6%. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, target itu tidak terlalu sulit untuk diraih,” ujar Purbaya di Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Ia mengakui perekonomian sempat mengalami perlambatan yang cukup signifikan pada sembilan bulan pertama 2025. Namun, menurutnya, arah kebijakan fiskal dan moneter yang diterapkan belakangan ini sudah cukup menjadi bekal untuk menopang pertumbuhan ekonomi pada 2026.
Menurut Purbaya, sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan moneter terbukti mampu memulihkan kondisi perekonomian secara bertahap.
Meski demikian, ia mengakui penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke sektor perbankan, yang umumnya disimpan di Bank Indonesia (BI), belum secepat target yang ditetapkan sebelumnya. Hal itu disebabkan belum sepenuhnya selarasnya kebijakan fiskal dan moneter pada periode sebelumnya.
“Kondisi itu sekarang sudah dibenahi. Dalam satu bulan terakhir, perkembangannya sangat baik. Ke depan, dengan kebijakan yang semakin sinkron antara pemerintah dan bank sentral, pertumbuhan ekonomi diyakini akan lebih baik dari saat ini,” ujarnya.
Selain itu, Purbaya menilai inisiatif debottlenecking atau upaya mengurai hambatan investasi juga berjalan sesuai harapan.
Menurutnya, dengan berbagai langkah tersebut, target pertumbuhan ekonomi 6% bahkan lebih dinilai sangat memungkinkan untuk dicapai pada 2026. “Dengan itu saja, pertumbuhan ekonomi 6% atau lebih sudah cukup realistis,” ujar Purbaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




