ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SPKLU 400 kW Hadir di Tangerang, Daya Mobil Listrik Terisi Lebih Cepat

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:59 WIB
MS
AD
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: AD
Peresmian SPKLU Zora di Tangerang.
Peresmian SPKLU Zora di Tangerang. (Beritasatu.com/Monique Handa Shafira)

Tigaraksa, Beritasatu.com - PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI) resmi menghadirkan ZORA, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) signature pertama di Indonesia yang mengusung teknologi pendingin cairan (liquid-cooled) dan split charging. Fasilitas ini diluncurkan di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu (14/2/2026).

Peluncuran SPKLU tersebut merupakan hasil kemitraan strategis antara MEBI dan PT Huawei Tech Investment (Huawei Indonesia), dengan dukungan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN serta Summarecon Serpong.

Presiden Komisaris MEBI Indonesia, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyatakan kehadiran SPKLU ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. ZORA dilengkapi teknologi ultra fast charging hingga 400 kW.

ADVERTISEMENT

“Pertama di Indonesia, dengan sistem split charging dan liquid cooling system di Indonesia. Sebuah inovasi yang memungkinkan pengisian daya dengan kecepatan tinggi, distribusi daya yang lebih fleksibel dan efisien, serta stabilitas suhu yang optimal untuk menjaga performa dan keamanan,” ujar Rahayu di Scientia Garden, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penentu keberhasilan mobilitas listrik. Infrastruktur yang cepat, aman, dan stabil diyakini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, menilai kehadiran SPKLU ini membuka babak baru pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus mendukung target net zero emission (NZE) 2060.

“Minimal dalam catatan kita bisa untuk mengurangi impor kita terhadap bahan bakar minyak (BBM). Tentunya ini juga sesuai dengan Asta Cita yang diciptakan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto,” kata Edwin.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, penyedia teknologi, dan pengelola kawasan agar pembangunan SPKLU dapat berjalan lebih luas dan terintegrasi.

Sementara itu, CEO Huawei Digital Power Indonesia, Jin Song, menyebut Huawei berkomitmen mendukung percepatan infrastruktur energi dan mobilitas rendah karbon melalui solusi teknologi hijau yang cerdas dan digital.

SPKLU ZORA ditenagai sistem Huawei FusionCharge, yang menjadi implementasi liquid-cooled charging dengan split charging pertama di Indonesia dan aplikasi FusionCharge ketiga Huawei di dunia.

Sistem ini dirancang untuk menghadirkan performa optimal dan kemudahan penggunaan, termasuk kemampuan pengisian yang diklaim dapat menambah jarak tempuh hingga satu kilometer per detik pengisian.

Selain itu, perangkat dilengkapi kabel lebih ringan, operasi senyap, serta sistem pengisian pintar yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi cuaca.

ZORA mendukung berbagai merek kendaraan listrik utama, beroperasi pada rentang tegangan 200V-1.000V, serta terintegrasi dengan energi surya dan sistem penyimpanan energi guna mendorong penggunaan energi yang lebih bersih dan efisien.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT