Saham Big Tech Terjun, Investor Khawatir Belanja AI Kurangi Keuntungan
Selasa, 17 Februari 2026 | 14:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Saham perusahaan teknologi terbesar dunia atau big tech mengalami penurunan tajam sepanjang 2026 setelah beberapa tahun mencatat keuntungan tinggi. Investor mulai mempertanyakan apakah belanja besar pada kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan menghasilkan keuntungan yang cukup.
Dilansir dari Reuters, Selasa (17/2/2026), saham Microsoft turun sekitar 17% sejak awal tahun, terdampak kekhawatiran terkait risiko bisnis AI dan meningkatnya kompetisi dari model Gemini milik Google serta agen AI Claude Cowork dari Anthropic.
Penurunan ini menghapus sekitar US$ 613 miliar dari nilai pasar Microsoft, sehingga kini berada di kisaran US$ 2,98 triliun per akhir pekan lalu.
Sementara itu, saham Amazon anjlok sekitar 13,85% tahun ini, menghapus nilai pasar sekitar US$ 343 miliar, sehingga valuasi perusahaan tersisa sekitar US$ 2,13 triliun. Pada awal Februari 2026Amazon mengumumkan belanja modal mereka diperkirakan melonjak lebih dari 50% tahun ini.
Perusahaan lain seperti Nvidia, Apple, dan Alphabet juga mencatat penurunan nilai pasar masing-masing sebesar US$ 89,67 miliar, US$ 256,44 miliar, dan US$ 87,96 miliar sejak awal 2026. Saat ini, valuasi mereka berada di angka US$ 4,44 triliun, US$ 3,76 triliun, dan US$ 3,7 triliun.
“Penurunan ini menandakan pergeseran psikologi pasar yang lebih luas, di mana investor kini lebih menuntut visibilitas laba jangka pendek daripada sekadar ambisi AI jangka panjang setelah bertahun-tahun antusiasme spekulatif,” ujar analis pasar.
Di sisi lain, beberapa perusahaan justru mencatat kenaikan valuasi. TSMC, Samsung Electronics, dan Walmart masing-masing menambah US$ 293,89 miliar, US$ 272,88 miliar, dan US$ 179,17 miliar, sehingga nilai pasar mereka kini berada di US$ 1,58 triliun, US$ 817 miliar, dan US$ 1,07 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




