Libur Imlek dan Jelang Puasa, Okupansi KA Daop 1 Tembus 100 Persen
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Lonjakan mobilitas pada libur panjang Imlek dan menjelang Ramadan 2026 membuat tingkat okupansi kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menembus kapasitas maksimal. Pada 14 Februari 2026, okupansi keberangkatan bahkan tercatat mencapai 100,7%.
Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan puncak arus keberangkatan terjadi pada 13 dan 14 Februari 2026. Volume penumpang naik masing-masing mencapai 39.301 orang dan 40.336 orang.
“Pada 14 Februari 2026, tingkat okupansi penumpang naik mencapai 100,7 persen. Sementara 13 Februari tercatat 99,3 persen,” ujar Franoto Selasa (17/2/2026).
Pada 13 Februari 2026, tercatat 39.301 penumpang berangkat dan 27.926 penumpang datang. Sehari kemudian, jumlah keberangkatan meningkat menjadi 40.336 penumpang dengan 33.482 penumpang turun.
Okupansi yang melampaui 100% menunjukkan optimalisasi kapasitas melalui pengoperasian kereta tambahan dan pengaturan rangkaian. Untuk mengakomodasi lonjakan, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan sembilan perjalanan tambahan dari Stasiun Gambir.
Empat stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi pada 13 Februari adalah Pasar Senen (15.364 pelanggan), Gambir (15.415), Bekasi (3.938), dan Jatinegara (2.637).
Sementara pada 14 Februari, keberangkatan tertinggi tercatat di Gambir (16.105 pelanggan), Pasar Senen (14.741), Bekasi (4.769), dan Jatinegara (2.401).
Data tersebut menegaskan peran Stasiun Gambir dan Pasar Senen sebagai simpul utama perjalanan jarak jauh dari Jakarta, sementara Bekasi dan Jatinegara menjadi alternatif penting bagi penumpang wilayah penyangga.
Memasuki 15 Februari, volume keberangkatan mulai menurun menjadi 35.027 penumpang dengan okupansi 87,6%. Penurunan berlanjut pada 16 dan 17 Februari masing-masing menjadi 25.494 dan 24.386 penumpang, dengan okupansi sekitar 61%.
Sebaliknya, arus kedatangan meningkat pada 16 dan 17 Februari. Pada 17 Februari, tercatat 38.793 penumpang turun, jauh lebih tinggi dibanding jumlah penumpang naik pada hari yang sama.
Rinciannya, kedatangan pada 17 Februari di Pasar Senen mencapai 12.546 pelanggan, Gambir 13.217, Bekasi 4.466, dan Jatinegara 4.382.
Pola ini menunjukkan pergeseran dari arus keluar kota menuju arus balik ke Jakarta menjelang aktivitas kerja kembali normal.
Selama periode 13-18 Februari 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan rata-rata 39.000 kursi per hari atau sekitar 234.000 kursi dalam enam hari.
Dari kapasitas tersebut, sebanyak 175.388 tiket telah terjual. Total kedatangan penumpang dalam periode yang sama mencapai 191.629 orang.
Untuk 17 Februari, tiket yang masih tersedia sekitar 15.000 kursi. Sementara 18 Februari masih tersedia 27.786 kursi. Pada 18 Februari diperkirakan terdapat 10.844 penumpang naik dan 33.549 penumpang turun, menandakan arus balik masih berlangsung.
Sejumlah kota tujuan favorit selama periode ini antara lain Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta, baik untuk wisata, kunjungan keluarga, maupun perjalanan bisnis.
Franoto mengimbau masyarakat memanfaatkan kanal pemesanan resmi serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean.
"KAI memastikan seluruh perjalanan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama masa angkutan libur panjang," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




