Enggartiasto Beberkan Strategi Hindari PHK di Tengah Tekanan Ekonomi
Sabtu, 28 Februari 2026 | 17:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai industri serta ketidakpastian ekonomi global pada 2026, Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita membeberkan strategi kunci dalam mempertahankan stabilitas perusahaan. Salah satunya adalah diversifikasi bisnis.
Menurut Enggar, diversifikasi usaha berfungsi sebagai “bantalan” ketika salah satu sektor industri sedang mengalami penurunan kinerja. Strategi ini dinilai ampuh untuk menjaga keberlangsungan grup perusahaan secara keseluruhan.
“Don't put all your eggs in one basket (Jangan menaruh semua telurmu dalam satu keranjang). Sebab, kalau kita hanya terpaku pada satu dan tidak diversifikasi, suatu ketika ada bisnis yang down, maka yang lain masih bisa hidup,” ujar Enggar kepada Beritasatu.com seusai menjadi pembicara pada talkshow di kampus Swiss German University (SGU), Alam Sutera, Tangerang, Banten, Sabtu (28/2/2026).
Enggar menjelaskan, dengan memiliki sektor bisnis yang beragam, perusahaan dapat menerapkan mekanisme cross-subsidy. Hal ini memungkinkan unit usaha yang sehat untuk menopang unit lain yang sedang tertekan, sehingga PHK dapat dihindari.
“Contoh, hotel saya saja, di satu daerah, misalnya drop. Kemudian, di daerah lainnya masih tetap, sehingga itu bisa cross-subsidy. Tetapi, subsidinya bagaimana? Ada utang. Jadi, perusahaan itu berutang kepada perusahaan satu lagi, meminjam internal,” jelasnya.
Meski demikian, disiplin keuangan tetap harus dijaga. Enggar menekankan bahwa utang antarperusahaan dalam satu grup harus tetap dibayar agar tidak ada yang dirugikan.
Lebih lanjut, untuk mencapai diversifikasi yang sukses, ia menyarankan pentingnya berkolaborasi. Terutama jika membangun usaha di bidang yang belum dikuasai.
“Keberanian untuk diversifikasi begitu jauh, tentu juga tidak mudah. Nah, bagaimana caranya? Kita berpartner, yang bisa tepercaya, satu visi, satu bahasa,” tambah menteri perdagangan periode 2016-2019 ini.
Selain kemitraan, Enggar juga mendorong pengusaha untuk berani memanfaatkan fasilitas kredit secara rasional dan realistis sesuai proyeksi keuangan.
Berbekal strategi ini, Enggartiasto yang merupakan lulusan sastra Inggris, kini sukses membangun bisnis di berbagai bidang, seperti properti (real estate), media massa, hospitality, hingga kesehatan, serta memiliki rekam jejak cemerlang di panggung politik nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




