IHSG Kamis 2 April 2026 Turun 0,80 Persen, Mayoritas Indeks Terkoreksi
Kamis, 2 April 2026 | 09:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melemah pada awal perdagangan bursa, Kamis (2/4/2026). IHSG tercatat melemah sebesar 0,80% ke level 7.126,786. Pelemahan ini sejalan dengan tekanan yang terjadi pada mayoritas indeks sektoral dan unggulan.
Data perdagangan menunjukkan aktivitas pasar tercatat dengan volume mencapai 4,7 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 300.468 kali.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 2,386 triliun, dengan kapitalisasi pasar berada di level Rp 12.551 triliun. Saham yang melemah tercatat lebih dominan dibandingkan penguatan.
Secara sektoral, tekanan terjadi pada hampir seluruh sektor. Sektor energi melemah 0,57%, sektor bahan baku turun 1,56%, sektor industri terkoreksi 1,71%, sektor konsumer nonprimer turun 0,32%, sektor keuangan melemah 0,12%, sektor properti turun 0,40%, sektor teknologi terkoreksi 1,56%, serta sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam sebesar 1,75%.
Sementara itu, sektor konsumer primer masih mampu menguat 0,26%, sektor kesehatan naik tipis 0,06%, dan sektor transportasi menguat 0,19%.
Pada indeks saham unggulan, pergerakan juga berada di zona merah. Indeks LQ45 turun 0,49%, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,84%, IDX30 turun 0,24%, dan indeks Investor33 terkoreksi 0,12%.
Selain itu, indeks Kompas100 turun 0,70%, BISNIS-27 melemah 0,29%, serta ISSI turun 0,99%.
Pada sisi saham emiten, penguatan signifikan terjadi pada PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) yang melonjak 20,35%, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 20,00%, PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) menguat 18,60%, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) naik 12,69%, dan PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) menguat 12,63%.
Sebaliknya, tekanan jual terlihat pada PT Remala Abadi Tbk (DATA) yang turun 14,84%, PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) melemah 14,02%, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) turun 11,11%, PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) melemah 9,58%, serta PT Tunas Alfin Tbk (TALF) turun 9,49%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




