El Nino Godzilla Mengintai, Indonesia Sudah Siapkan 'Perisai' Pangan
Senin, 6 April 2026 | 17:48 WIB
Mentan Amran juga mengapresiasi kontribusi semua pihak dalam menjaga ketahanan pangan nasional, termasuk petani, aparat, dan media.
“Petani Indonesia, pahlawan pangan republik ini. Kepada TNI, Polri, Kejaksaan, seluruh yang membantu masyarakat tani sehingga beras kita melimpah. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih juga kepada seluruh media,” ucapnya.
Ia menegaskan, capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Beras kita melimpah. Kita syukuri ya, inilah buah gagasan besar bapak presiden. Beliau membuat gagasan besar, kita kolaborasi di bawah, bekerja bersama-sama, sehingga hasilnya hari ini kita nikmati. Pada saat geopolitik memanas, alhamdulillah kita tenang-tenang saja, harga pangan baik, bahkan melimpah,” ujarnya.
Rekor Cadangan Beras Nasional
Mentan Amran menyampaikan cadangan beras nasional mencetak rekor tertinggi hingga 4,5 juta ton, bahkan melampaui kapasitas gudang, sehingga pemerintah menambah ruang penyimpanan melalui skema sewa.
“Sekarang gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Nah, ini kita akan sewa lagi ke depan,” ucapnya.
Ia menegaskan lonjakan stok beras merupakan hasil nyata kebijakan pemerintah, mulai dari peningkatan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah, penurunan harga pupuk bersubsidi, transformasi pertanian modern, dan berbagai kebijakan strategis lainnya.
“Jadi enggak usah diragukan, sekarang ini arahan Presiden Prabowo, program prioritas utama presiden, itu terbukti bisa menaikkan produksi beras, pangan dalam waktu yang singkat, hanya satu tahun,” ungkapnya.
Di tingkat daerah, peningkatan stok signifikan terlihat di Sulawesi Selatan, dari 300.000 ton menjadi sekitar 761.000 ton, atau lebih dari dua kali lipat.
“Bayangkan, dahulu gudangnya yang disewakan ke orang karena tidak ada isinya, sekarang ini sewa gudang,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




