ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Moeldoko: Jangan Ragu Lanjutkan Insentif Mobil Listrik

Rabu, 8 April 2026 | 14:04 WIB
BI
MK
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: MBK
Ilustrasi pengguna mobil listrik mengisi daya melalui stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU)
Ilustrasi pengguna mobil listrik mengisi daya melalui stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) (Beritasatu.com/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com – Pelaku industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang tergabung dalam Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik (Periklindo) mendorong pemerintah melanjutkan berbagai insentif guna mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.

Ketua Umum Periklindo Moeldoko mengungkapkan kendaraan listrik memiliki sejumlah keuntungan. Pertama, mampu memberikan efisiensi biaya anggaran untuk belanja bahan bakar minyak (BBM), baik bagi individu maupun korporasi.

Sebagai contoh, perusahaan yang beralih ke kendaraan listrik dinilai dapat menekan biaya operasional secara signifikan sehingga meningkatkan daya saing bisnis.

ADVERTISEMENT

"Korporasi juga demikian, ketika beralih ke EV maka penghematan yang terjadi akan sangat besar," ungkap Moeldoko dalam acara Tutur Economic Dialogue di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Kedua, kendaraan listrik berkontribusi terhadap perbaikan lingkungan. Berkurangnya emisi gas buang membuat kualitas udara lebih baik dan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Ketiga, penggunaan kendaraan listrik dinilai membantu pemerintah mengurangi beban subsidi energi. Saat ini, subsidi BBM masih mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun. Kenaikan harga minyak dunia bahkan dapat meningkatkan beban subsidi secara signifikan.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Moeldoko menilai pemerintah perlu tetap konsisten memberikan insentif bagi pengguna kendaraan listrik. Insentif yang pernah diberikan, seperti subsidi motor listrik maupun keringanan pajak kendaraan, dinilai efektif dalam mendorong adopsi awal.

Menurutnya, keberlanjutan kebijakan insentif menjadi kunci agar transisi menuju kendaraan listrik dapat berjalan lebih cepat dan merata di seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan ragu untuk melanjutkan insentif. Pada akhirnya manfaatnya akan kembali ke pemerintah, baik dari sisi penghematan subsidi, kesehatan masyarakat, maupun pengendalian inflasi,” pungkas Moeldoko.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Laba CATL Lampaui Gabungan BYD, Geely, dan Chery

Laba CATL Lampaui Gabungan BYD, Geely, dan Chery

OTOTEKNO
Saat Secangkir Kopi Lebih Mahal dari Biaya Jalan Sepekan iCAR V23

Saat Secangkir Kopi Lebih Mahal dari Biaya Jalan Sepekan iCAR V23

OTOTEKNO
Update Terbaru! Ini Daftar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan pada Juni 2026

Update Terbaru! Ini Daftar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan pada Juni 2026

OTOTEKNO
Harga BBM Naik, Permintaan Mobil Listrik di Eropa Melonjak

Harga BBM Naik, Permintaan Mobil Listrik di Eropa Melonjak

OTOTEKNO
BYD Seriusi Masuk ke Balapan F1

BYD Seriusi Masuk ke Balapan F1

OTOTEKNO
Bocoran Geely EX5 Facelift: Tenaga Loncat Jadi 245 kW!

Bocoran Geely EX5 Facelift: Tenaga Loncat Jadi 245 kW!

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon