BI Ungkap THR hingga Belanja Sosial Dorong Ekonomi RI
Rabu, 22 April 2026 | 16:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah memburuknya kondisi dan prospek ekonomi global, terutama ditopang oleh permintaan domestik.
Sejumlah indikator terbaru menunjukkan kinerja ekonomi pada triwulan I 2026 mengalami peningkatan. Hal ini didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, seiring terjaganya keyakinan pelaku ekonomi dan pendapatan masyarakat, serta meningkatnya permintaan selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan belanja pemerintah juga mengalami kenaikan, antara lain dipicu penyaluran tunjangan hari raya (THR), peningkatan belanja sosial, serta berbagai insentif, termasuk transfer ke daerah.
“Investasi, khususnya pada sektor bangunan, juga tetap menunjukkan kinerja positif yang didorong oleh akselerasi berbagai program prioritas pemerintah,” kata Perry di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Ke depan, BI memandang penguatan kebijakan pemerintah dan bank sentral perlu terus dilakukan untuk merespons perlambatan ekonomi global. Langkah tersebut diarahkan untuk memitigasi dampak eksternal sekaligus mengoptimalkan sumber pertumbuhan dari dalam negeri.
“Berbagai program prioritas pemerintah untuk menyerap tenaga kerja, meningkatkan permintaan domestik, serta menjaga ketahanan fiskal terus diperkuat,” ujar Perry.
BI juga menegaskan akan terus memperkuat bauran kebijakan melalui sinergi kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran bersama pemerintah guna menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
“BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada dalam kisaran 4,9%–5,7%,” kata Perry.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Aniaya Warga hingga Tewas, 3 Sekuriti PT Agrinas Palma Jadi Tersangka




