Ojek Online Indonesia Masuki Era Baru
Sabtu, 2 Mei 2026 | 19:33 WIB
"Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk berupaya mengimplementasikan perubahan ini, guna memastikan kebijakan tersebut dapat mencapai tujuannya dalam melindungi mitra pengemudi, sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen dan keberlanjutan industri," lanjutnya.
Respons serupa juga disampaikan oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. CEO GoTo Hans Patuwo menegaskan perusahaan akan mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk kebijakan terbaru terkait perlindungan pekerja transportasi online.
Hans menyebut pihaknya tengah melakukan kajian mendalam untuk memahami implikasi kebijakan tersebut terhadap operasional perusahaan.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan semua pemangku kepentingan terkait sehingga GoTo atau Gojek dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat terutama mitra driver dan pelanggan Gojek," tulis Hans dalam pernyataan resminya.
Pernyataan dari dua pemain besar industri ini menunjukkan bahwa meskipun ada potensi penyesuaian signifikan, pelaku usaha tetap membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah.
Pada sisi lain, langkah pemerintah dalam memperkuat sektor ojol juga didukung melalui pendekatan investasi. Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan terus mengevaluasi berbagai peluang investasi sebagai bagian dari mandat untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang luas.
Tim Komunikasi Danantara menyebutkan bahwa pihaknya menjalankan evaluasi secara berkelanjutan terhadap peluang yang ada.
"Danantara Indonesia secara berkelanjutan mengevaluasi beragam peluang untuk melaksanakan mandat kami dalam memberikan dampak sosial-ekonomi yang bermakna bagi Indonesia," ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Dalam proses tersebut, Danantara menegaskan tetap disiplin dalam menilai setiap peluang investasi berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, serta potensi penciptaan nilai jangka panjang.
"Kami tetap disiplin dalam menilai peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, dan penciptaan nilai jangka panjang," lanjutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Aniaya Warga hingga Tewas, 3 Sekuriti PT Agrinas Palma Jadi Tersangka




