Danantara Bakal Tambah Kepemilikan Saham di Gojek Tokopedia
Rabu, 6 Mei 2026 | 15:50 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Danantara Indonesia berencana menambah penempatan modal pada perusahaan aplikasi transportasi dan teknologi digital PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan kepemilikan saham tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap. GOTO pun turut membenarkan masuknya sovereign wealth fund (SWF) Indonesia tersebut sebagai salah satu pemegang saham perseroan.
“Kami akan tingkatkan (kepemilikan saham di GOTO) secara bertahap,” ujar Rosan kepada media di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Meski demikian, Rosan tidak menjelaskan secara rinci besaran porsi kepemilikan Danantara di GOTO. Namun, diketahui posisi kepemilikan tersebut masih berada di bawah 1%.
Sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI), kepemilikan saham di bawah 1% tidak wajib diumumkan secara detail ke publik. Informasi terbuka umumnya berlaku untuk kepemilikan di atas 1% dan 5%.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan GOTO R A Koesoemohadiani menjelaskan Danantara telah membeli sebagian saham perusahaan melalui pasar reguler dengan porsi di bawah 1% dari total saham yang beredar.
Ia menambahkan, perseroan menyambut baik kehadiran Danantara sebagai investor. Langkah tersebut dinilai mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental bisnis, kinerja, serta prospek jangka panjang GOTO.
“Kepercayaan tersebut menjadi dorongan positif bagi GOTO untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan, profesional, dan berlandaskan tata kelola perusahaan yang baik,” ujar dia dalam keterangan resmi, Rabu (6/5/2026).
GOTO juga menegaskan telah mematuhi seluruh ketentuan pelaporan kepemilikan saham kepada BEI, termasuk pelaporan pemegang saham dengan kepemilikan di kisaran 1% hingga 5% yang telah disampaikan sejak Maret 2026.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut Danantara telah masuk sebagai pemegang saham di perusahaan aplikator transportasi daring tersebut. Aksi ini dikaitkan dengan upaya pemerintah menurunkan potongan komisi pengemudi ojek online menjadi 8% dari sebelumnya 20%.
Pemerintah melalui Danantara disebut akan melakukan penyesuaian kebijakan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi mitra pengemudi, dalam proses pembahasan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




