Harga Minyak Turun ke Level Terendah sejak Pecahnya Perang AS-Iran
Kamis, 18 Juni 2026 | 17:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga minyak dunia kembali melemah tajam pada perdagangan Kamis (18/6/2026) dan menyentuh level terendah sejak pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran.
Penurunan harga ini terjadi seusai AS dan Iran menandatangani kesepakatan sementara yang membuka jalan menuju berakhirnya konflik, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta pelonggaran sanksi terhadap ekspor minyak Iran.
Sentimen tersebut memperbaiki prospek pasokan energi global dan mengurangi kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan minyak dunia.
Pada hari ini pukul 15.11 WIB, harga minyak Brent turun US$ 1,59 atau sekitar 2% menjadi US$ 77,96 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot US$ 1,83 atau 2,38% ke level US$ 74,96 per barel.
Harga Brent kini berada di titik terendah sejak 2 Maret 2026, hari pertama perdagangan setelah serangan awal AS dan Israel terhadap Iran. Adapun WTI menyentuh level terendah sejak 4 Maret 2026.
Analis pasar IG, Tony Sycamore, mengatakan pasar energi kini semakin agresif memperhitungkan kemungkinan kembalinya pasokan minyak Iran lebih cepat dari perkiraan.
"Penjualan berlanjut karena pasar energi terus secara agresif memperhitungkan kembalinya pasokan minyak Iran lebih cepat dari yang diperkirakan, setelah adanya nota kesepahaman terbaru antara AS dan Iran," ujar Sycamore, dikutip dari Reuters.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




