Grab Indonesia Luncurkan Layanan GrabShare
Senin, 13 Maret 2017 | 15:15 WIB
Jakarta - Platform aplikasi pemesanan kendaraan Grab memperkenalkan GrabShare, sebuah layanan carpool komersial pertama dari Grab. Layanan tersebut saat ini tengah diuji coba di Jakarta sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kondisi lalu lintas Jakarta yang padat.
Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata memaparkan, GrabShare merupakan layanan berbagi perjalanan dengan orang lain yang memiliki rute searah, namun hanya memperbolehkan maksimal empat penumpang dalam satu perjalanan. Artinya, setiap penumpang hanya diperbolehkan mengajak satu orang temannya untuk setiap pemesanan GrabShare.
Sebelum sampai di tujuan, penumpang hanya akan menempuh paling banyak dua titik pemberhentian. Misalnya saat penumpang A memulai perjalanannya dan dipasangkan dengan penumpang B sesuai dengan rute yang paling efisien, maka penumpang A hanya akan berhenti dua kali untuk menjemput dan mengantarkan penumpang B.
"Dengan GrabShare, kami berharap dapat mengoptimalkan penggunaan mobil untuk mengatasi kemacetan di Indonesia, terutama di Jakarta," ujar Ridzki Kramadibrata, di acara peluncuran layanan GrabShare, di Jakarta, Senin (13/3).
Dengan menggunakan layanan GrabShare, lanjut Ridzki, penumpang bisa berhemat hingga 50 persen dari tarif GrabCar ekonomi. Sementara bagi mitra pengemudi, mereka dapat menerima dua pemesanan penumpang sekaligus untuk memperoleh tarif gabungan yang lebih besar. Selain itu, setiap pencocokan Grabshare juga dirancang untuk meminimalisir jarak tambahan dalam setiap perjalanan, mengurangi konsumsi bahan bakar, dan waktu tempuh.
Sebelum diujicoba di Jakarta, sejak Desember 2016 layanan GrabShare telah sukses diperkenalkan di beberapa negara tempat Grab beroperasi, seperti di Singapura, Malaysia, dan Filipina.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




