ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2018 Versi BI di Bawah Pemerintah

Selasa, 13 Juni 2017 | 20:16 WIB
MS
FB
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: FMB
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta - Walau Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2018 naik hingga angka 6,1 persen, namun Bank Indonesia memperkirakan angkanya hanya 5,1-5,5 persen. ‎Gubernur BI Agus Martowardojo menegaskan perbedaan itu hanyalah perbedaan teknis perhitungan saja, di mana BI lebih moderat sementara Kementerian Keuangan lebih optimis.

Di hadapan Komisi XI DPR, Gubernur BI Agus Martowardoyo mengatakan angka 5,1 persen - 5,5 persen yang dikeluarkan BI, lebih tinggi dari angka tahun sebelumnya. Mereka yakin itu bisa dicapai pemerintah karena ditopang sektor komoditas dan perekonomian global. Lalu konsumsi rumah tangga yang stabil dan bertumbuh, serta naiknya investasi ke 5,6 persen - 6 persen. Ekspor diperkirakan tumbuh 4,1 - 5 persen.

Tapi bagaimanapun, angka BI tetap berbeda dengan angka pemerintah, di mana pertumbuhan ekonomi diproyeksikan 5,6 persen - 6,1 persen.

"Intinya BI dan pemerintah punya arah sama. Cuma teknis perhitungan, BI lebih moderat," kata Agus Martowardoyo.

ADVERTISEMENT

"Ini bedanya adalah proyeksi investasi. Pemerintah ditopang optimisme proyek infrastruktur. Sementara BI lebih moderat, karena ingin titik beratkan pada stabilitas makro ekonomi keuangan.‎"

Kata Agus, pihaknya sepakat bahwa selain investasi di sektor infrastruktur oleh pemerintah, investasi oleh sektor swasta di waktu mendatang akan meningkat. Dan pihaknya yakin bahwa peningkatan investasi itu hanya bisa dilakukan bila peran sektor swasta ditingkatkan.

"Pemerintah bisa tingkatkan peran sebagai katalis melalui paket kebijakan yang dikeluarkan. Semua pihak harus saling mendukung untuk optimalkan ini," katanya.

Hal itu juga ditopang oleh investment grade Indonesia yang naik, didukung peningkatan rating utang negara oleh lembaga pemeringkat dunia. BI melihat hal itu berdampak langsung ke pasar modal, dan penurunan yield surat utang Indonesia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

Rupiah Melemah, Segelintir Orang Diuntungkan tetapi Mayoritas Tertekan

EKONOMI
BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

BI dan Pemerintah Diminta Lebih Sinkron Jaga Rupiah

EKONOMI
Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

Uang Palsu Turun Drastis, BI Ungkap Rupiah Makin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

BI Klaim Rupiah Kini Semakin Sulit Dipalsukan

EKONOMI
BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

BI–Bareskrim Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

EKONOMI
Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

Rupiah Rontok ke Rp 17.528 Per Dolar AS, Purbaya Siap Dipanggil DPR RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon