Pemudik Kereta dari Jakarta Capai 1 Juta Orang
Senin, 10 Juli 2017 | 17:47 WIB
Jakarta -PT KAI Daop I Jakarta mencatatkan jumlah penumpang kereta api (KA) jarak jauh dan menengah sebanyak 1 juta orang selama masa angkutan Lebaran 2017. Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan 20 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama pada tahun lalu sekitar 863.000 penumpang.
Adapun, angka realisasi angkutan Lebaran 2017 itu direkam dalam kurun 15 Juni (H-10) sampai dengan 10 Juli 2017 (H+14) siang.
Senior Manager Humas PT KAI Daop I Jakarta Suprapto mengatakan, kenaikan jumlah penumpang tersebut ditaksir lantaran bertambahnya animo masyarakat untuk menggunakan KA sebagai moda transportasi pilihan mudik dan balik Lebaran. Selama masa angkutan Lebaran kali ini, waktu keberangkatan yang dipilih masyarakat semakin tersebar, tidak hanya terpaku pada satu hari puncak saja.
"Ini juga karena faktor semakin meningkatnya kapasitas daya angkut dengan kehadirannya enam rangkaian kereta ekonomi premium sebagai salah inovasi terbaru dari PT KAI yang dioperasikan pada Lebaran tahun ini," jelas Suprapto dalam siaran pers, Senin (10/7).
Suprapto menambahkan, dari sejumlah stasiun, Stasiun Pasar Senen adalah prasarana yang dimanfaatkan pemudik paling banyak, mencapai 617.615 penumpang, atau naik 17 persen dari tahun 2016, Stasiun Gambir sebanyak 344.722 penumpang atau naik 24 persen dari tahun lalu, dan stasiun-stasiun lainnya (seperti Bekasi, Kerawang, Cikampek, dan lain-lain) sebanyak 41.914 penumpang atau naik 38 persen dibandingkan tahun 2016.
Sementara itu, lanjut dia, daerah yang menjadi tujuan dominan dari penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop I Jakarta (dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen) adalah wilayah Jawa Barat (Bandung dan Cirebon), Jawa Tengah (Jogya, Semarang dan Kutoarjo), dan Jawa Timur (Surabaya, Malang dan Madiun).
Suprapto menyebutkan, dalam sepekan ke depan, lalu lintas penumpang KA diperkirakan tetap ramai mengingat liburan Idul Fitri berlanjut dengan liburan anak sekolah yang akan berakhir hingga 16 Juli 2017.
"Kami mengimbau kepada para penumpang selalu mematuhi peraturan terkait barang bagasi tangan agar tidak lebih dari 20 kg per penumpang sehingga kenyamanan para penumpang lain tetap terjaga. Periksa kembali nama di karcis boarding pass agar sesuai dengan identitas penumpang, " papar Suprapto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




