ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemerintah Dukung Industri Sepeda Motor Modifikasi

Sabtu, 24 Maret 2018 | 13:17 WIB
B
WP
Penulis: BeritaSatu | Editor: WBP
Presiden Joko Widodo sempat mengenalkan motor modifikasi barunya kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat lari pagi bersama di lingkungan Istana Bogor, 24 Maret 2018.
Presiden Joko Widodo sempat mengenalkan motor modifikasi barunya kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto saat lari pagi bersama di lingkungan Istana Bogor, 24 Maret 2018. (Biro Pers Media Kepresidenan)

Bogor- Pemerintah memberikan dukungan untuk pengembangan industri sepeda motor modifikasi dengan perlakuan seperti pada industri kecil menengah.

"Industri customed itu kan masuk industri kecil menengah," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai olahraga pagi bersama Presiden Joko Widodo di Kebun Raya Bogor, Sabtu (24/3).

Ia menyebutkan di Amerika Serikat, Harley Davidson pun merupakan industri customed atau modifikasi. "Perlindungan dan fasilitas yang diberikan pun sama seperti untuk industri kecil dan menengah," katanya.

Presiden Jokowi mengatakan kedatangan Airlangga menemui dirinya untuk melihat bagaimana sebenarnya motor modifikasi yang dimilikinya. "Pak Airlangga mau lihat sepeda motor sebenarnya, mau lihat sepeda motor itu lho. Beliau kan di perindustrian, mau lihat," kata Jokowi sambil menoleh ke sepeda motor dimaksud.

ADVERTISEMENT

Presiden Jokowi tiba di halaman Istana Bogor menemui Airlangga dengan mengendarai sepeda motor Royal Enfield Bullet 350 cc bergaya chopper miliknya. Jokowi mengatakan Sabtu ini bukan pertama kali dirinya mengendarai sepeda motor modifikasi itu. "Setiap hari kita puter-puterin di sini-sini saja," katanya.

Menperin Airlangga menyatakan senang setelah melihat sepeda motor itu. "Saya senang motornya warna emas, emas itu agak kuning. Jadi kalau kegiatan olahraga itu penghargaan tertinggi emas," katanya.

Ketika ditanya rencana pengembangan industri sepeda motor modifikasi ke depan, ia mengatakan pemerintah akan terus mendorong perkembangannya. "Industri motor customed akan didorong, customed kan tidak semua pakai standar, jadi kalau tidak diproduksi massal ya tidak apa-apa, asal safety-nya saja terjamin," kata Airlangga.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menperin Sebut PHK Massal Tak Terjadi di Industri Manufaktur

Menperin Sebut PHK Massal Tak Terjadi di Industri Manufaktur

EKONOMI
Menperin Yakin Perjanjian Dagang RI-AS Dorong Industrialisasi

Menperin Yakin Perjanjian Dagang RI-AS Dorong Industrialisasi

EKONOMI
IIMS 2026: Menperin Ungkap Ancaman Malaysia ke Pasar Otomotif RI

IIMS 2026: Menperin Ungkap Ancaman Malaysia ke Pasar Otomotif RI

OTOTEKNO
Menperin Tetapkan SBIN sebagai Arah Kebijakan Pembangunan Industri

Menperin Tetapkan SBIN sebagai Arah Kebijakan Pembangunan Industri

EKONOMI
Beda Pendapat Menko Airlangga dengan Menperin soal Insentif Otomotif

Beda Pendapat Menko Airlangga dengan Menperin soal Insentif Otomotif

OTOTEKNO
Menperin: Produk Manufaktur Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia

Menperin: Produk Manufaktur Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon