Bandara Sam Ratulangi Akan Dilengkapi Terminal Khusus International
Rabu, 11 April 2018 | 20:41 WIB
Manado– Semakin derasnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara, direspons PT Angkasa Pura I. Salah satunya dengan membangun terminal khusus internasional di Bandara Sam Ratulangi, Manado.
"Ini merupakan urgensi atas membanjirnya wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara. Selama ini, proses check-in penerbangan domestik maupun internasional masih berada di tempat yang sama. Kami akan bangun terminal khusus internasional pada 2018 ini. Harapannya, pada 2019 bisa beroperasi," ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi, Minggus Gandeguai, dalam rilis yang dikirim Rabu (11/4).
Terminal tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 30.000 meter persegi. Saat ini pembangunan terminal masih menunggu rencana teknik terinci (RTT) dari pusat.
"Di terminal ini, saya telah meminta minimal dua garbarata. Sehingga proses boarding dapat lebih cepat. Kebutuhan dana investasinya paling di bawah Rp100-an miliar," terang Minggus.
Tidak dapat dipungkiri, pertumbuhan pariwisata Sulut saat ini sangat fantastik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulut melalui Bandara Sam Ratulangi mencapai 10.789 orang pada Februari 2018. Torehan ini melonjak hingga 110,86% dibandingkan dengan tahun lalu yang berada di angka 5.119 orang.
Wisman asal Tiongkok masih mendominasi kunjungan ke Sulawesi Utara. Pada Februari 2018, wisman asal Tiongkok yang berkunjung ke Bumi Nyiur Melambai mencapai 9.887 orang atau mengambil porsi 91,60%.
Minggus mengatakan, data hingga 14 Maret 2018, ada kenaikan penumpang hingga 9% dibandingkan tahun lalu.
Selain fasilitas terminal, pembenahan juga akan dilakukan di fasilitas lainnya, seperti air side dan land side. Tidak hanya itu, pembenahan dari sisi lahan parkir kendaraan roda empat juga akan dijalankan, mengingat kondisi saat ini masih terbatas.
Konsep smart airport pun akan ditingkatkan di Bandara Sam Ratulangi. Bandara Sam Ratulangi saat ini telah menggunakan konsep digital. Di area lobi, sudah dipasang monitor Flight Information Display System (FIDS) berukuran besar. Belum lagi penayangan aplikasi flight radar. Lalu lintas penerbangan juga bisa dipantau langsung. Begitu juga jaringan internet hingga implementasi transaksi nontunai akan diperkuat lagi.
Apresiasi diberikan Menteri Arief Yahya atas rencana tersebut. Sebagai pintu gerbang pariwisata Sulut, Bandara Sam Ratulangi harus memberikan kesan mendalam kepada wisatawan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




