Margo City Bangun Hotel Bintang Empat
Jumat, 18 Mei 2012 | 16:10 WIB
Sebagai kota tujuan tentunya kehadiran hotel sangat dibutuhkan oleh masyarakat
Margo City membangun hotel bintang empat yang terletak tepat di depan pusat perbelanjaan tersebut Jalan Margonda Raya Kota Depok Jawa Barat.
"Sebagai kota tujuan tentunya kehadiran hotel sangat dibutuhkan oleh masyarakat," kata General Manager Margo City, Kristanto Nasution di Depok, hari ini.
Menurut dia, keberadaan hotel di Depok masih sangat sedikit sehingga pasarnya masih sangat terbuka luas untuk melakukan investasi dibidang perhotelan tersebut.
"Perhatian investor untuk membangun hotel masih belum banyak, padahal pasarnya sangat potensial," katanya.
Pembanguna hotel dikawasan Margo City ini sudah dalam tahap pembuatan pondasi dan ditargetkan dalam waktu 1,5 tahun hotel tersebut sudah dapat dioperasionalkan.
"Dalam waktu 18 bulan hotel Margo City akan dibuka," ujarnya.
Hotel bintang empat berlantai 12 tersebut akan mempunyai dengan 300 kamar, sembilan ruang meetingroom, dan ballroom berkapasitas 1000 orang. Konsep hotel Margo nantinya disinergikan dengan mall.
"Kami targetkan awal 2013 hotel sudah bisa dioperasikan," ujarnya.
Menurut dia, pembangunan hotel tidak terlepas dari keinginan pihak Margo City mendukung kemajuan Kota Depok. Sebagai Kota tujuan Depok memiliki visi menjadi kota jasa dan perdagangan.
"Kami ingin wujudkan secara nyata," ujarnya.
Dikatakannya, potensi pasar untuk hotel cukup tinggi karena banyaknya kampus disekitar Margonda. Misalnya Universitas Indonesia (UI), Gunadarma, Universitas Pancasila dan kampus lainnya.
Dia mengatakan, acara wisuda yang dilakukan UI mempunyai peluang untuk menggaet pitensi pasar yang telah ada tersebut.
"Keluarga mereka kebanyakan berasal dari daerah sehingga sangat memerlukan tenpat menginap," katanya.
Dikatakannya, Depok juga akan menjadi tempat wisata belanja ini terlihat darai tenan yang berada di Margo City telah terisi 98 persen.
Margo City membangun hotel bintang empat yang terletak tepat di depan pusat perbelanjaan tersebut Jalan Margonda Raya Kota Depok Jawa Barat.
"Sebagai kota tujuan tentunya kehadiran hotel sangat dibutuhkan oleh masyarakat," kata General Manager Margo City, Kristanto Nasution di Depok, hari ini.
Menurut dia, keberadaan hotel di Depok masih sangat sedikit sehingga pasarnya masih sangat terbuka luas untuk melakukan investasi dibidang perhotelan tersebut.
"Perhatian investor untuk membangun hotel masih belum banyak, padahal pasarnya sangat potensial," katanya.
Pembanguna hotel dikawasan Margo City ini sudah dalam tahap pembuatan pondasi dan ditargetkan dalam waktu 1,5 tahun hotel tersebut sudah dapat dioperasionalkan.
"Dalam waktu 18 bulan hotel Margo City akan dibuka," ujarnya.
Hotel bintang empat berlantai 12 tersebut akan mempunyai dengan 300 kamar, sembilan ruang meetingroom, dan ballroom berkapasitas 1000 orang. Konsep hotel Margo nantinya disinergikan dengan mall.
"Kami targetkan awal 2013 hotel sudah bisa dioperasikan," ujarnya.
Menurut dia, pembangunan hotel tidak terlepas dari keinginan pihak Margo City mendukung kemajuan Kota Depok. Sebagai Kota tujuan Depok memiliki visi menjadi kota jasa dan perdagangan.
"Kami ingin wujudkan secara nyata," ujarnya.
Dikatakannya, potensi pasar untuk hotel cukup tinggi karena banyaknya kampus disekitar Margonda. Misalnya Universitas Indonesia (UI), Gunadarma, Universitas Pancasila dan kampus lainnya.
Dia mengatakan, acara wisuda yang dilakukan UI mempunyai peluang untuk menggaet pitensi pasar yang telah ada tersebut.
"Keluarga mereka kebanyakan berasal dari daerah sehingga sangat memerlukan tenpat menginap," katanya.
Dikatakannya, Depok juga akan menjadi tempat wisata belanja ini terlihat darai tenan yang berada di Margo City telah terisi 98 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




