Lelang Ketiga TD Valas, BI Kebanjiran Dollar
Rabu, 20 Juni 2012 | 21:53 WIB
Tenor 31 hari merupakan tenor yang baru dibuka seperti telah dijanjikan sebelumnya.
Bank Indonesia (BI) kembali membuka lelang Term Deposit Valuta Asing (TD Valas) pada hari Rabu, 20 Juni 2012 dengan target indikatif sebesar US$400 juta untuk tenor 7 hari, 14 hari, dan 31 hari.
Tenor 31 hari merupakan tenor yang baru dibuka seperti telah dijanjikan sebelumnya.
“Jumlah penawaran (bidding) yang masuk untuk seluruh tenor mencapai US$1,08 miliar atau kelebihan permintaan (oversubscribed),” ujar Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, hari ini.
Hasil lelang mencatat, BI menyerap sebesar US$595 juta. Rinciannya, tenor 7 hari sebesar US$265 juta, tenor 14 hari sebesar US$195 juta, dan tenor 31 hari sebesar US$135 juta. Bunga rata-rata tertimbang (rrt) untuk tenor 7 hari sebesar 0,130 persen, tenor 14 hari sebesar 0,150 persen, dan tenor 31 hari sebesar 0,188 persen.
“Dengan demikian, posisi outstanding TD Valas saat ini menjadi sebesar US$1,25 miliar. Adapun hasil lelang ini kembali mengalami penurunan rrt suku bunga sekitar 0,5 basis poin,” ujar Dody.
BI berencana membuka kembali lelang TD valas pada pekan depan. Di samping itu, dalam rangka meningkatkan pendalaman pasar keuangan, terutama pasar valas domestik, BI tengah melakukan kajian.
“Misalnya kajian untuk transaksi valas, pengembangan instrumen lindung nilai (hedging), dan meningkatkan pemanfaatan dana hasil lelang TD valas. Dengan demikian, dapat mengurangi segmentasi di pasar uang antar bank valas domestik,” pungkas Dody.
Bank Indonesia (BI) kembali membuka lelang Term Deposit Valuta Asing (TD Valas) pada hari Rabu, 20 Juni 2012 dengan target indikatif sebesar US$400 juta untuk tenor 7 hari, 14 hari, dan 31 hari.
Tenor 31 hari merupakan tenor yang baru dibuka seperti telah dijanjikan sebelumnya.
“Jumlah penawaran (bidding) yang masuk untuk seluruh tenor mencapai US$1,08 miliar atau kelebihan permintaan (oversubscribed),” ujar Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, hari ini.
Hasil lelang mencatat, BI menyerap sebesar US$595 juta. Rinciannya, tenor 7 hari sebesar US$265 juta, tenor 14 hari sebesar US$195 juta, dan tenor 31 hari sebesar US$135 juta. Bunga rata-rata tertimbang (rrt) untuk tenor 7 hari sebesar 0,130 persen, tenor 14 hari sebesar 0,150 persen, dan tenor 31 hari sebesar 0,188 persen.
“Dengan demikian, posisi outstanding TD Valas saat ini menjadi sebesar US$1,25 miliar. Adapun hasil lelang ini kembali mengalami penurunan rrt suku bunga sekitar 0,5 basis poin,” ujar Dody.
BI berencana membuka kembali lelang TD valas pada pekan depan. Di samping itu, dalam rangka meningkatkan pendalaman pasar keuangan, terutama pasar valas domestik, BI tengah melakukan kajian.
“Misalnya kajian untuk transaksi valas, pengembangan instrumen lindung nilai (hedging), dan meningkatkan pemanfaatan dana hasil lelang TD valas. Dengan demikian, dapat mengurangi segmentasi di pasar uang antar bank valas domestik,” pungkas Dody.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




