Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang Ke-4 Dibuka Hari Ini
Sabtu, 8 Agustus 2020 | 10:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang ke-4 dibuka hari ini, Sabtu (8/8/2020), mulai pukul 12.00 WIB, secara online (dalam jaringan/daring) dan juga akan dilayani secara offline. Proses atau tata cara pendaftaran Kartu Prakerja secara offline dikordinasikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemko Perekonomian), Rudy Salahuddin, mengatakan sebanyak 2,1 juta pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak pandemi Covid-19, menjadi prioritas untuk program Kartu Prakerja gelombang ke-4.
Aturan baru dari pelaksanaan program ini juga sudah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 (Permenko No 11/2020).
Menurut Rudy Salahuddin, Permenko No 11/2020 memastikan program Kartu Prakerja menjangkau para pekerja yang terdampak Covid-19 dan selama ini belum menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
"Dari data Kementerian Ketenagakerjaan, ada sebanyak 2,1 juta pekerja yang di-PHK dan dirumahkan selama pandemi Covid-19. Inilah yang akan diprioritaskan. Jadi 80% dari kuota setiap gelombangnya akan diprioritaskan untuk yang terdampak ini," kata Rudy,dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (7/8/2020).
Permenko No 11/2020 antara lain mengatur tentang sasaran program Kartu Prakerja. Dalam aturan baru tersebut, program Kartu Prakerja mengalami refocusing menjadi program semi-bansos.
Pada tahun ini, anggaran yang disediakan oleh Pemerintah untuk program Kartu Prakerja sebesar Rp 20 triliun untuk 5,6 juta peserta. Papa gelombang pertama hingga ke-3, yang sudah diterima dalam program ini sebanyak 680.000 peserta, atau rata-rata 200.000 perserta per gelombang.
"Untuk gelombang ke-4 dan seterusnya, kuota pesertanya sebanyak 800.000 per batch. Sehingga harapannya sampai Oktober 2020 target 5,6 juta peserta bisa tercapai," ujar Rudy Salahuddin.
Dia menambahkan, pemerintah telah melakukan evaluasi terkait kemudahan untuk pendaftaran peserta program Kartu Prakerja pada gelombang pertama hingga ketiga. Itu sebabnya mulai gelombang keempat, pendaftaran peserta program Kartu Prakerja juga dilakukan melalui jalur offline.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




