Harga Jual Kondominium Diproyeksikan Tetap Stabil
Senin, 4 Januari 2021 | 17:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tahun 2020 merupakan tahun yang sulit untuk melakukan peluncuran proyek baru, hal ini disebabkan pandemi Covid-19 berdampak pada sektor kondominium di Jakarta. Hanya ada 8 proyek baru yang diluncurkan ke pasar dengan jumlah 4.764 unit.
Managing Director of PT Cushman & Wakefield Indonesia, Lini Djafar mengatakan, tingkat penyerapan bersih baik proyek yang telah selesai maupun yang masih dalam tahap penjualan atau pembangunan tercatat hanya 8.567 unit pada tahun 2020, lebih rendah 36,2 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Selain itu, banyak proyek yang menunda penyelesaian dan juga serah terima. Meskipun demikian, tingkat penjualan kondominium secara kumulatif tetap stabil di angka 93,3 persen, dengan tingkat pre-sales relatif tidak berubah di angka 60,7 persen," kata Lini Djafar dalam keterangan persnya, Senin (4/1/2021).
Menurut Lini Djafar, proyek yang telah menunda jadwal serah terima di 3 kuartal terakhir tahun 2020 diharapkan selesai pada tahun 2021 dengan proyeksi total 30.571 unit kondominium yang akan selesai.
"Dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang positif sebesar 5 persen, sekitar 8.575 unit kondominium yang diprediksi akan diluncurkan pada tahun 2021, diproyeksikan akan dapat terserap pasar dengan baik," tambahnya.
Selain itu, lanjutnya, pengembang dipaksa untuk beradaptasi dengan situasi new normal pada desain proyeknya seperti ketersediaan ruang terbuka, aplikasi teknologi tanpa sentuhan di dalam unit juga fasilitas proyek, juga ruang belajar atau kerja tambahan yang menjadi pertimbangan tambahan oleh calon pembeli potensial.
"Harga jual diproyeksikan akan tetap stabil dengan pertumbuhan harga yang rendah selama periode pemulihan di tahun 2021," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




