Staycation Dorong Permintaan Apartemen Sewa
Senin, 4 Januari 2021 | 17:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 secara signifikan mempengaruhi tingkat permintaan hunian pada sub-sektor apartemen sewa.
Managing Director of PT Cushman & Wakefield Indonesia, Lini Djafar mengatakan, sebagian besar proyek apartemen servis berusaha untuk mendapatkan permintaan sewa baru sebab beberapa kontrak sewa baru untuk ekspatriat ditunda atau dibatalkan.
"Kondisi itu terjadi, terkait dengan adanya pembatasan perjalanan yang diterapkan di beberapa negara," kata Lini Djafar dalam siaran persnya, Senin (4/1/2021).
Menurut Lini Djafar, tingkat permintaan dari tamu jangka pendek untuk staycation di akhir pekan secara signifikan meningkatkan tingkat hunian sub-sektor apartemen servis menjadi 47,4 persen pada akhir tahun 2020, meskipun adanya peningkatan jumlah kasus baru Covid-19.
"Pada kondisi new normal, apartemen servis akan tetap mendapatkan permintaan hunian dari para tamu jangka pendek, khususnya pada musim liburan di tahun depan," imbuhnya.
Lini Djafar menambahkan, pendistribusian vaksin Covid-19 diharapkan dapat mempercepat pembukaan kembali penerbangan internasional ke Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan di sektor apartemen sewa.
"Selain itu, regulasi baru terkait omnibus law juga akan memberikan kemudahan bagi tenaga kerja asing untuk bekerja di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan permintaan akan akomodasi sewa. Harga sewa rata-rata pada sektor apartemen sewa diproyeksikan akan tetap stabil dan pasar diperkirakan akan pulih pada tahun 2021," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




